Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Apa Itu Ghost Kitchen dalam Bisnis Kuliner?

    Pernah mendengar istilah ghost kitchen?

    Istilah ghost kitchen mungkin belum terlalu populer bagi sebagian orang. Padahal bisnis dengan konsep ghost kitchen sebenarnya sudah banyak diterapkan. Meskipun namanya mengandung unsur ghost (hantu), bukan berarti dapur yang satu ini adalah dapur berhantu yang semua menu makanannya dimasak oleh hantu, ya. 

    Ghost kitchen adalah salah satu inovasi bisnis dalam bidang kuliner. Inovasi yang satu ini dinilai memiliki potensi sukses yang cukup besar, karena beberapa kemudahan yang ada di dalamnya. Sederhananya, mekanisme yang diterapkan ghost kitchen adalah menjual makanan atau minuman secara online. Pelanggan dapat memesannya, lalu produk yang dijual akan diantarkan. Kalau kamu ingin memulai bisnis kuliner namun terkendala tempat, konsep ghost kitchen layak kamu coba. 

    Pengertian Ghost Kitchen 

    Ghost kitchen dikenal juga dengan sebutan dark kitchen, dapur bayangan, dapur virtual, atau dapur commissary. Konsepnya adalah menyediakan fasilitas persiapan makanan untuk dikirim ke pelanggan. Bisa dibilang, ghost kitchen adalah jenis usaha kuliner yang memproduksi makanan, tetapi tidak memiliki dapur atau restoran secara khusus. Biasanya, pemilik bisnis akan menyewa dapur dari pihak lain. 

    Lantaran konsepnya adalah penjualan secara online, pelanggan memang hanya dilayani melalui aplikasi seluler atau halaman situs. Setelah order masuk, makanan akan dikirimkan kepada pemesan. Tidak ada tempat makan secara fisik yang memungkinkan pelanggan untuk dine in

    Sejarah Awal Ghost Kitchen

    Pada tahun 2015, ada salah satu jurnalis dari NBC New York yang menyoroti fenomena beberapa restoran di New York yang ternyata tidak terdaftar ke dalam database restoran. Jurnalis tersebut menerbitkan hasil observasinya di laman NBC New York. Istilah ghost kitchen muncul dari artikel tersebut. 

    Istilah ghost kitchen semakin dikenal oleh masyarakat saat Travis Kalanik, mantan CEO Uber mendirikan usaha yang ia beri nama Cloud Kitchen pada tahun 2019.

    Ada cukup banyak faktor yang menjadi pendorong munculnya ghost kitchen, mulai dari pergerakan atau perubahan ekonomi, perubahan perilaku konsumen, adanya bentuk pekerjaan baru, kenaikan harga properti, dan masih banyak lagi. Lebih tepatnya, beberapa faktor berikut inilah yang menjadi pertimbangan para pebisnis dalam mendirikan usaha ghost kitchen

    • Restoran umumnya berjalan dengan margin rendah, padahal untuk tetap mempekerjakan karyawan membutuhkan biaya yang tinggi.
    • Munculnya smartphone dan konsumen yang lebih mementingkan kenyamanan.
    • Adanya perilaku konsumen yang menginginkan konsep baru dalam pemesanan dan pengiriman makanan secara online.
    • Pekerjaan tradisional yang peminatnya semakin menurun selama dekade terakhir, karena gig-ekonomi telah berkembang pesat. 
    • Membuka restoran membutuhkan banyak uang. Terutama pada harga sewa gedung untuk restoran atau dapur.

    Kombinasi antara adanya perubahan budaya dan tantangan inilah yang akhirnya membuka peluang inovasi di banyak sektor, dan menjadikan tren ghost kitchen semakin cepat populer.

    Baca juga: Serba-Serbi Konsep Bisnis Cloud Kitchen

     Ghost kitchen adalah bisnis kuliner yang tidak memiliki tempat makan secara fisik.

    Konsep Ghost Kitchen 

    Konsep ghost kitchen menawarkan berbagai keuntungan bagi pemilik bisnis. Kalau kamu berniat untuk membuka usaha ghost kitchen, konsep ini perlu kamu pahami lebih dulu, yaitu:

    Ghost Kitchen Bersifat Fleksibel

    Ghost kitchen adalah bisnis kuliner yang memiliki sifat fleksibel. Jadi, kamu sebagai pemilik bisnis dapat membuat dan menciptakan inovasi-inovasi produk makanan dan minuman kapan saja. Kenapa begitu? Karena dengan konsep ghost kitchen yang hanya melayani pemesanan secara online, menjadikan pemiliknya dapat menambahkan menu-menu baru yang diinginkan oleh pelanggan. 

    Lebih Hemat Biaya Operasional

    Ghost kitchen merupakan jenis bisnis yang tidak perlu mengeluarkan banyak biaya operasional. Jadi, akan jauh lebih hemat bila dibandingkan dengan bisnis restoran konvensional. 

    Pertama, tidak memerlukan biaya sewa gedung. Kedua, tidak membutuhkan banyak karyawan. Karyawan yang dibutuhkan oleh ghost kitchen hanyalah juru masak, manajemen dan kurir. Pemilik bisnis hanya perlu menyiapkan fasilitas dan perlengkapan untuk melayani pesanan dari pelanggan secara online.

    Fungsi Dapur Lebih Optimal

    Konsep ghost kitchen memungkinkan pemiliknya untuk lebih mengoptimalkan fungsi dapur, karena tidak memerlukan ruang lain yang digunakan untuk pelanggan dine in

    Jenis-Jenis Ghost Kitchen

    Sejak kemunculannya, ternyata ada beberapa jenis usaha ghost kitchen yang bisa kamu temui, yaitu: 

    • Inkubator (Pop-up Kitchen), yang merupakan sebuah ruang di dalam bangunan restoran, namun hanya digunakan untuk melayani pesanan dan pengiriman secara online
    • Dapur Bersama (Commissary), yang merupakan sebuah ruang yang digunakan sebagai dapur bersama dari beberapa restoran online. Dapur bersama tersebut biasanya dilengkapi dengan peralatan-peralatan yang dibutuhkan untuk memenuhi pesanan para pelanggan.
    • Kitchen Pods, yang merupakan dapur virtual yang menggunakan kontainer sebagai ruangnya. 

    Dari beberapa jenis ghost kitchen yang ada, kamu bisa memilih konsep mana yang lebih sesuai dengan keinginan dan budget bisnismu. 

    Tips Memulai Ghost kitchen

    Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan bila kamu memang tertarik untuk memulai usaha ghost kitchen

    Memilih Lokasi yang Tepat

    Meskipun tidak membutuhkan tempat untuk dine in, kamu harus tetap memilih lokasi yang tepat untuk membuka ghost kitchen. Pemilihan lokasi yang tepat akan menentukan bisnismu bisa gampang dijangkau oleh pelanggan atau tidak. 

    Membuat Daftar Menu Online

    Karena semuanya dilakukan secara online, secara otomatis kamu perlu membuat daftar menu online yang menarik agar bisa mendapatkan minat dari konsumen. Buatlah menu yang menarik dengan varian harga yang menarik pula. Jangan lupa untuk mempersiapkan logo dan berbagai foto varian menu agar daftar menu tidak monoton.

    Baca Juga: Bagaimana Menetapkan Harga Menu pada Food Order Delivery?

    Mudah untuk Dipesan

    Setelah memastikan daftar menu yang kamu buat menarik, pastikan juga bahwa pembeli akan mudah melakukan pemesanan. Cara termudah yang bisa kamu gunakan adalah dengan memanfaatkan aplikasi untuk menambah opsi pesanan misal seperti memanfaatkan aplikasi Gofood, Grabfood atau langsung lewat Whatsapp ke nomor WA bisnis yang sudah kamu siapkan sebelumnya. 

    Rekrut Pekerja yang Handal

    Meskipun konsepnya cukup sederhana, pastinya kamu tidak bisa bekerja sendiri dalam membangun ghost kitchen. Kamu membutuhkan beberapa staf yang menangani operasional restoran, seperti manajer, kepala dapur dan koki, marketing, dan tentunya petugas kebersihan. Perhatikan kualifikasi sumber daya manusia yang akan bergabung dengan bisnismu. Pastikan mereka akan mampu membantu memajukan bisnis dan bekerja secara profesional. 

    Packaging yang Multifungsi

    Kamu juga perlu memperhatikan perihal kemasan makanan atau packaging. Fungsi utama kemasan produk adalah untuk menjaga kualitas makanan tetap baik ketika sampai di tangan pembeli. Peran kemasan dalam usaha ini sangat penting. Kamu harus mempertimbangkan jenis makanan yang kamu jual dengan jenis kemasan yang tepat untuk melindunginya.

    Promosi

    Ghost kitchen adalah bisnis yang dijalankan secara online, jadi sistem pemasaran dan promosinya pun kamu bisa menggunakan media online, seperti media sosial ads (Facebook ads, Instagram ads, dan sebagainya) atau pemasaran melalui marketplace.

    Baca juga: 14 Ide Bisnis Kuliner yang Menjanjikan Keuntungan Besar

    Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Ghost kitchen

    Namanya bisnis, pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Meskipun dikenal menawarkan banyak kemudahan bagi pemiliknya, ghost kitchen juga punya kekurangan yang perlu ditangani dan dihadapi secara profesional.

    Keuntungan Menjalankan Ghost Kitchen

    Beberapa keuntungan menjalankan ghost kitchen berikut inilah yang menjadikan banyak pebisnis mulai berminat untuk mencobanya. 

    • Mendirikannya tidak memerlukan modal yang besar
    • Biaya operasional bisa ditekan
    • Tidak membutuhkan banyak ruang secara fisik
    • Tidak membutuhkan banyak karyawan
    • Tidak perlu membeli furniture dan menyiapkan dekorasi 
    • Tidak perlu adanya lokasi dine in yang premium
    • Bebas memilih lokasi
    • Adanya kebebasan untuk beradaptasi dan berkembang
    • Bisa menerapkan pergantian menu dengan lebih fleksibel
    • Logistik yang diperlukan sangat sederhana

    Kekurangan Menjalankan Ghost Kitchen

    Kekurangan yang ada pada saat menjalankan usaha ghost kitchen sebenarnya lebih tepat bila disebut sebagai tantangan yang perlu dihadapi oleh pemiliknya. Tantangan tersebut antara lain adalah:

    • Mendapatkan visibilitas cukup sulit jika tidak ada jejak fisik
    • Dibutuhkan kerja keras untuk mengembangkan brand
    • Memastikan review pelanggan 
    • Tantangan dalam memelihara hubungan dengan pelanggan 
    • Harus selalu kreatif untuk membangun loyalitas pelanggan
    • Menggunakan aplikasi pengiriman pihak ketiga yang mumpuni
    • Jalannya bisnis tergantung pada aplikasi pengiriman

    Baca juga: Ingin Memaksimalkan Layanan Food Order Online? Coba Trik Ini!

    Kesimpulan 

    Ghost kitchen adalah jenis usaha kuliner yang memproduksi makanan, tetapi tidak memiliki dapur atau restoran secara khusus. Biasanya, pemilik bisnis akan menyewa dapur dari pihak lain. 

    Konsep ghost kitchen adalah menjual makanan atau minuman secara online. Pelanggan dapat memesannya, lalu produk yang dijual akan diantarkan langsung ke lokasi pelanggan. Jadi, pelanggan tidak perlu repot-repot datang ke lokasi restoran untuk memesan dan membeli makanan. 

    Ada beberapa keuntungan yang ditawarkan oleh usaha ghost kitchen. Meskipun ada juga beberapa tantangannya, yang perlu disikapi dan ditangani secara profesional oleh pemiliknya. 

    Meskipun semuanya dijalankan secara online dan dinilai memiliki banyak kemudahan, pemilik bisnis ghost kitchen tidak bisa menganggap remeh bisnis ini. Bagaimanapun, semua transaksi dan kegiatan bisnis masih perlu diperhatikan secara cermat. Walaupun tidak memberikan pelayanan makan di tempat, pemilik bisnis juga perlu melakukan pencatatan terhadap penjualan pada bisnis yang dimiliki. 

    Satu hal yang perlu tetap diperhatikan oleh pemilik bisnis ghost kitchen adalah yang terkait dengan proses pencatatan laporan bisnis, mulai dari stok, pembelian, penjualan, sampai dengan keuangan. Proses pencatatan pada bisnis kuliner dengan konsep ghost kitchen juga dapat memanfaatkan aplikasi keuangan seperti majoo. Aplikasi majoo menyediakan berbagai fitur bisnis lainnya secara lengkap. Percayalah, proses pengembangan bisnis ghost kitchen yang kamu jalankan akan menjadi lebih mudah berkembang bila pencatatan keuangannya kamu percayakan pada majoo! Ingin bisnis maju, ya pakai majoo! 

    Referensi:

    • https://www.idntimes.com/life/inspiration/annisa-nur-fitriani-1/fakta-ghost-kitchen-c1c2
    • https://omegasoft.co.id/yuk-kenali-konsep-bisnis-ghost-kitchen/

    Sumber Gambar: 

    • Freepik.com

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Kwitansi adalah: Pengertian, Contoh, Format
    Kwitansi adalah bukti pembayaran yang sah dari sebuah transaksi. Dalam bisnis, ternyata ada berbagai jenis dan contoh kwitansi yang biasa digunakan.
    Kliring adalah: Pengertian, Mekanisme, Jenis, Contoh
    Kliring adalah metode pemindahan uang dari satu rekening ke rekening lain kepada yang berhak dan menunggu 2-3 hari kerja setelah proses kliring diajukan. 
    Kenalan dengan Cloud Computing dan Fungsinya Bagi Bisnis
    Dalam dunia bisnis, kehadiran cloud computing adalah sebuah gerakan peralihan ke sistem kerja yang lebih praktis, efisien, dan terkomputerisasi.
    Apa Iya Micro Influencer adalah Andalan Pemasaran Digital?!
    Bagi yang belum tahu, micro influencer adalah salah satu andalan untuk menjamin berhasilnya kegiatan pemasaran digital. Kok, bisa?! Simak, yuk!