Internal Audit Adalah Pendeteksi Fraud, Benarkah?

Ditulis oleh Faiqotul Himma

article thumbnail

Internal audit adalah proses pemeriksaan, verifikasi, dan uji layak laporan keuangan pada suatu perusahaan.

Sebelum sebuah perusahaan menerbitkan laporan keuangan untuk di-publish ke stakeholder-nya, perusahaan perlu mengajukan terlebih dulu laporan tersebut dalam beberapa tahapan audit, salah satunya yaitu internal audit. Seperti namanya, internal audit adalah proses pemeriksaan, verifikasi, dan uji layak laporan keuangan yang dilakukan oleh auditor internal dalam perusahaan itu sendiri.

Setiap perusahaan yang ingin bertahan di dunia bisnis tentu harus meningkatkan daya saingnya secara berkesinambungan. Salah satu caranya dengan meningkatkan efisiensi dan efektivitas dari aktivitas bisnisnya. Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dari kegiatan bisnis, perusahaan membutuhkan departemen internal yang efektif.

Lantas, apa itu pengertian, tugas, dan wewenang internal audit itu? Yuk, simak penjelasan lebih lengkapnya di dalam artikel ini! 

Pengertian Internal Audit

Internal audit adalah pemeriksaan yang dikerjakan oleh auditor internal perusahaan untuk memeriksa catatan akuntansi dan keuangan perusahaan. Pemeriksaan ini juga termasuk ketaatan perusahaan dalam menjalankan manajemen yang berlaku. Para auditor internal juga akan memeriksa ketaatan perusahaan terhadap peraturan pemerintah serta kebijakan lain dari ikatan profesi akuntansi yang berlaku.

Kini, auditor internal yang modern tidak lagi membatasi dirinya dalam hal fungsinya pada bidang pemeriksaan laporan keuangan, tapi sudah meluas pada bidang lainnya juga, misalnya audit lingkungan hidup, audit sosial, dan audit manajemen.

Fungsi Internal Audit

Selain pengertian, berikut ini terdapat fungsi dari internal audit, antara lain:

  • Melakukan pengawasan atas semua aktivitas yang sulit ditangani oleh pimpinan utama.
  • Melakukan identifikasi dan meminimalisasi risiko.
  • Mendukung dan membantu manajemen secara teknis.
  • Melakukan laporan validasi pada manajer perusahaan.
  • Membantu proses pengambilan suatu keputusan penting.
  • Melakukan analisis laporan keuangan untuk masa yang akan datang.
  • Membantu manajer dalam mengelola bisnis perusahaan.


  Internal audit dilakukan oleh auditor internal perusahaan yang bersangkutan.

Jenis Internal Audit

Internal audit terbagi atas beberapa jenis, yakni: 

Internal Audit Keuangan

Salah satu kegiatan internal audit yang dilakukan oleh staf audit yaitu melakukan internal audit pada bidang keuangan, khususnya laporan keuangan. Umumnya, jenis internal audit keuangan paling banyak dilakukan pada perusahaan besar. Pasalnya penyelewengan dana dari departemen atau dari cabang perusahaan dapat menyebabkan perusahaan tidak sustainable. Oleh karena itu, jenis audit keuangan paling banyak dilakukan oleh tim Qualified Internal Audit.

Internal Audit Non Keuangan

Jenis audit non keuangan dibagi menjadi tiga, antara lain: 

Audit Kepatuhan

Internal audit kepatuhan ini merupakan jenis kegiatan audit untuk mengetahui cara unit kerja dalam menjalankan tugasnya serta kedisiplinan terhadap aturan dan prosedur yang sudah diselenggarakan oleh perusahaan. 

Audit Operasional

Internal audit operasional yaitu internal audit yang memeriksa pengelolaan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan. Pemeriksaan ini harus sesuai dengan misi dan tujuan dari kegiatan bisnis perusahaan sehingga penggunaan sumber daya bisa dilakukan seefektif mungkin. 

Audit Pengadaan

Dalam sebuah bidang bisnis, pengadaan merupakan sesuatu yang biasa.. Tim Qualified Internal Audit bertugas untuk melakukan audit terhadap pengadaan karena penyelenggaraan merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk melakukan penggelapan dana perusahaan sehingga perlu diaudit.

Baca juga: Ketahui Opini Audit Beserta Jenis dan Contohnya 

Internal Audit Khusus

Internal audit khusus ada 2 jenis, yaitu:

Internal Audit Follow Up

Internal audit satu ini digunakan untuk memeriksa hasil audit dan supervisi yang sudah dilakukan sebelumnya. Jika dalam sebuah proses internal audit terdapat suatu perubahan, internal audit follow up perlu dilakukan.

Internal Audit Investigasi

Internal audit investigasi yaitu internal audit yang dilakukan di luar periode audit sehingga disebut disebut sebagai internal audit khusus. Kegiatan internal audit ini dilakukan karena adanya indikasi kecurangan atau penyimpangan yang merugikan perusahaan, misalnya penggunaan nota palsu atau penyelewengan dana dan wewenang dalam sebuah unit kerja. Jika terdapat indikasi kejahatan pidana, tim internal audit akan dikerahkan untuk melakukan penyelidikan dan pemeriksaan.

Baca juga: Fraud Triangle: Temukan Kecurangan Keuangan Pada Bisnis

Langkah-Langkah Internal Audit

Setelah membahas pengertian, fungsi, dan jenisnya, di bawah ini terdapat langkah-langkah internal audit yang paling umum dilakukan pada bisnis, antara lain: 

Perencanaan Jadwal dan Proses Audit

Langkah-langkah internal audit yang pertama yaitu merencanakan jadwal audit dan menentukan alur pelaksanaannya. Di tahap ini, internal auditor wajib berkoordinasi dengan manajemen agar mereka bisa melakukan sinkronisasi internal sebelum jadwal audit eksternal tiba.

Pelaksanaan Proses Audit

Langkah berikutnya untuk melakukan internal audit yaitu dengan melaksanakannya secara kontinu hingga laporan keuangan diperiksa. Proses pelaksanaan audit semacam ini tidak harus tiap hari, kok! Perwakilan manajemen dan auditor bebas menentukan durasi dan intensitas waktu pelaksanaan audit, misalnya dua minggu sekali, satu bulan sekali, atau tiga bulan sekali. 

Penyusunan Laporan

Setelah proses pelaksanaan internal audit dinyatakan selesai, auditor internal bertugas menyusun laporan hasil dari internal audit yang telah dilakukannya. Nantinya, hasil tersebut perlu disampaikan ke pihak manajemen untuk pengambilan suatu keputusan.

Pengambilan Tindak Lanjut

Dalam proses auditing, mungkin auditor internal menemukan kesalahan hitung, inkonsistensi penulisan, hingga data yang mencurigakan, auditor bisa memberikan saran kepada manajemen agar segera membenahi kesalahan dalam laporan keuangannya tersebut.

Baca juga: Memahami Apa Itu Audit Beserta Penjelasan Lengkapnya 

Cara Menerapkan Internal Audit dalam Perusahaan

Sebelum kamu melakukan internal audit pada perusahaan, berikut ini terdapat beberapa tips menerapkan auditing agar prosesnya lebih efisien. Caranya adalah sebagai berikut. 

Auditor punya kedudukan independen

Auditor merupakan seseorang yang berada di luar struktur perusahaan. Dalam pelaksanaan tugasnya, auditor wajib bersikap independen dan dilarang menerima perintah atau intervensi dari siapa pun; bahkan pihak direksi juga tidak boleh mengintervensi.

Description job auditor harus jelas dan tegas

Auditor internal idealnya memiliki batas tugas yang jelas sebagai pemeriksa keuangan dan dilarang memiliki rangkap jabatan di dalam perusahaan tersebut. 

Berdasarkan pada pedoman internal audit yang berlaku

Jika ingin proses internal audit perusahaan berjalan dengan lancar, pilihlah auditor yang telah memiliki sertifikasi internal audit seperti ICA, ISO, dan lain sebagainya. Selain itu, pastikan auditor pilihanmu memahami pedoman internal audit yang berlaku secara universal, agar hasil auditnya mudah dipahami auditor eksternal.

Manajemen dan direksi bersikap kooperatif saat proses audit

Selain dari sisi auditor, manajemen dan direksi harus bersikap kooperatif selama proses audit berlangsung. Manajemen atau direksi dilarang menutup-nutupi dengan sengaja segala informasi yang ada di perusahaan kepada auditor internal, terutama yang berkaitan dengan keuangan perusahaan.

Kesimpulan

Internal audit adalah pemeriksaan yang dikerjakan oleh auditor internal perusahaan untuk memeriksa catatan akuntansi dan keuangan perusahaan, termasuk ketaatan perusahaan dalam menjalankan manajemen yang berlaku.

Kamu sebagai pebisnis harus mempunyai catatan laporan keuangan bisnis yang baik. Catatan laporan keuangan yang baik dan tepat tidak hanya diperlukan untuk proses audit saja, tapi juga untuk keperluan bisnis, misalnya inovasi bisnis.

Supaya lebih mudah dalam melakukan kegiatan pencatatan keuangan bisnis milikmu, gunakan saja aplikasi keuangan majoo yang mampu membantu segala jenis kebutuhan dalam bisnis.

Aplikasi keuangan majoo terdapat fitur akuntansi yang bisa membuat laporan keuangan yang cepat dan akurat, mulai dari neraca keuangan, arus kas, laba-rugi, inventori gudang, dan lainnya. Sehingga, sudah jelas bahwa tujuan dari aplikasi majoo adalah untuk memudahkan pembukuan serta proses akuntansi pemilik bisnis.

Yuk, raih kesuksesan bisnismu dengan menggunakan aplikasi keuangan majoo dari sekarang!

Referensi

  • https://hukumline.com/pengertian-internal-audit-dan-jenis-jenisnya/
  • https://deepublishstore.com/materi/audit-internal/

Sumber Gambar

  • Freepik

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo