Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    • Solusi
    • Knowledge
    • Contoh Keterampilan Manajerial yang Perlu Dikuasai Pebisnis

    Contoh Keterampilan Manajerial yang Perlu Dikuasai Pebisnis

    Apa sih yang dimaksud keterampilan manajerial?

    Kita mengenal keterampilan manajerial sebagai sesuatu yang berhubungan erat dengan posisi manajer. Jika kamu memiliki keinginan untuk menjadi seorang manajer dalam perusahaan, ada beberapa kriteria yang harus kamu penuhi, salah satunya adalah menguasai atau memiliki berbagai keterampilan manajerial. 

    Semakin banyak keterampilan manajerial yang kamu miliki, semakin luas pula peluangmu untuk bisa menjadi manajer dengan kinerja yang baik. Perlu kamu ingat bahwa hampir setiap tindakan, perilaku, dan ucapan dari seorang manajer memiliki kekuatan yang dapat memengaruhi perkembangan dari suatu perusahaan dan bisa memberikan ilmunya kepada bawahannya.

    Dalam menjalankan suatu perusahaan, pastinya akan ada bermacam permasalahan yang timbul. Permasalahan tersebut tidak selamanya berkaitan dengan kompetitor atau perkara dari eksternal saja, terkadang permasalahan justru bisa muncul dari dalam perusahaan (internal). Misalnya, komunikasi karyawan kurang begitu baik, kinerja yang buruk, disiplin SDM yang kurang, dan masih banyak lagi.

    Dengan keterampilan manajerial yang baik, seorang manajer akan memiliki kesiapan yang matang untuk mengatasi dan mencari solusi untuk semua masalah yang muncul. 

    Baca Juga: Menjadi Seorang Manajer: Tugas, Peran, dan Level

    Keterampilan Manajerial Adalah … 

    Sebutan lain untuk keterampilan manajerial adalah managerial skill. Pada dasarnya, keterampilan ini bisa dipelajari dari mana saja, mulai dari teori-teori, artikel-artikel, bahkan bisa belajar langsung dari pemimpin manajer sebelumnya.

    Keterampilan manajerial adalah suatu kemampuan khusus yang wajib dimiliki oleh seorang manajer atau pimpinan perusahaan agar dapat menjalankan setiap tugas dan menyelesaikan masalah dengan baik.

    Menurut penjelasan yang ada di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian keterampilan manajerial adalah kemampuan dalam menggunakan kesempatan mengorganisasi faktor produksi dan menggunakan teknik serta cara yang baru dalam proses ekonomi.

    Dalam mempelajari managerial skill, kamu harus menyadari bahwa materi pembahasan tentang keterampilan ini akan selalu berkembang mengikuti perkembangan zaman. Selain itu, saat kamu menerapkan ilmu keterampilan manajerial, jangan pernah abai untuk memperhatikan bawahan agar kerja sama antara manajer dengan bawahannya dapat berjalan dengan maksimal.

    Suatu pekerjaan akan mudah untuk diselesaikan selama kerja sama tersebut tidak mengalami kendala yang begitu berarti, sehingga perusahaan akan terus berkembang dan jabatan manajer tetap terjaga. Jadi, sebelum menjadi seorang manajer, kita harus memiliki banyak kemampuan manajerial atau managerial skill dengan baik.

    Ada cukup banyak contoh keterampilan manajerial yang sebenarnya bisa dikembangkan lewat pengalaman langsung sebagai seorang manajer dan bisa melalui pembelajaran tentang kemampuan manajerial. 

    Baca Juga: Apa itu Manajemen? Definisi, Fungsi, dan Unsur-Unsurnya!

    Keterampilan manajerial bisa dipelajari berdasarkan lamanya pengalaman. 

    Jenis-Jenis Keterampilan Manajerial 

    Keterampilan manajerial bisa dikategorikan ke dalam beberapa jenis, yaitu: 

    Keterampilan Teknis 

    Keterampilan teknis adalah keterampilan berupa pengetahuan dan kemampuan untuk menggunakan berbagai jenis teknik atau cara untuk mencapai suatu tujuan perusahaan. Biasanya, keterampilan ini berhubungan dengan mesin, alat produksi, dan perangkat lunak.

    Baca Juga: 8 Jenis Digital Skill yang Dibutuhkan dalam Bisnis

    Keterampilan Konseptual (Conceptual Skills)

    Keterampilan konseptual adalah jenis keterampilan manajerial berupa kemampuan berpikir abstrak, sehingga bisa menemukan dan merumuskan berbagai macam ide dan gagasan. Keterampilan ini membuat manajer bisa melihat berbagai macam konsep, menganalisis masalah, dan menemukan solusi dari suatu permasalahan.

    Keterampilan Interpersonal (Interpersonal Skills)

    Keterampilan interpersonal adalah keterampilan yang berkaitan langsung dengan kemampuan manajer dalam melakukan interaksi sosial kepada orang lain. Keterampilan ini bisa juga digunakan untuk memberikan motivasi kepada karyawannya

    Keterampilan Berkomunikasi (Communication Skills)

    Keterampilan berkomunikasi adalah kemampuan atau keahlian dalam memberikan ide dan informasi secara efektif dan efisien kepada bawahannya atau kepada orang lain. Keterampilan inilah yang akan memudahkan seorang manajer untuk menjalin koneksi.

    Keterampilan Pengambilan Keputusan (Decision Making Skills)

    Keterampilan pengambilan keputusan adalah kemampuan dalam mengidentifikasi suatu permasalahan yang kemudian memutuskan untuk mencari solusi yang tepat. Semakin cepat keputusan diambil, semakin cepat pula suatu permasalahan akan diselesaikan.

    Keterampilan Manajemen Waktu (Time Management Skills)

    Keterampilan manajemen waktu adalah kemampuan dalam membagi-bagi waktunya dan memprioritaskan pekerjaan. Keterampilan ini akan membuat seorang manajer dapat bekerja secara efektif dan efisien.

    Keterampilan Diagnostik (Diagnostic Skills)

    Keterampilan diagnostik adalah jenis keterampilan manajerial dalam menjelaskan setiap jawaban atas situasi tertentu dengan bahasa yang mudah dipahami. Dengan keterampilan ini, para bawahan akan dapat mengetahui hal-hal yang rumit menjadi mudah dipahami.

    Fungsi Keterampilan Manajerial dalam Berbisnis

    Bila kita membicarakan mengenai keterampilan manajerial, kita bukan hanya sekadar bicara tentang kemampuan saja, melainkan juga memiliki fungsinya. Berikut fungsi dari managerial skill atau keterampilan manajerial.

    1. Fungsi Perencanaan

    Fungsi perencanaan adalah fungsi keterampilan manajerial yang bertujuan untuk merancang atau merencanakan sesuatu hal yang berkaitan dengan kemajuan perusahan dengan matang. 

    Fungsi perencanaan ini bisa dibilang sebagai fungsi kemampuan manajerial yang paling dasar, alasannya adalah karena tanpa sebuah perencanaan, suatu pekerjaan dan permasalahan yang ada akan sulit untuk diselesaikan. 

    2. Fungsi Pengorganisasian

    Berikutnya adalah fungsi pengorganisasian yang merupakan satu fungsi dari keterampilan manajerial yang berkaitan dengan menentukan tugas-tugas yang perlu dikerjakan serta memilih siapa yang perlu mengerjakan tugas-tugas tersebut. 

    Pada fungsi ini, seorang manajer harus berani membuat keputusan dan menentukan siapa yang akan mengerjakan tugas, hingga tugas apa yang dikerjakan agar mencapai tujuan. Kemampuan ini sangat dibutuhkan karena bisa menggerakkan roda organisasi, sehingga suatu perusahaan dapat bergerak ke arah yang lebih baik dan lebih maju.

    3. Fungsi Pengarahan

    Fungsi pengarahan adalah fungsi yang tidak hanya memberikan arahan terhadap berbagai macam kegiatan bawahan saja, tetapi juga ikut memberikan motivasi kepada bawahannya. 

    Keterampilan dalam memilih media berkomunikasi sebenarnya bisa dilakukan dengan cara menambah wawasan tentang media berkomunikasi. Semakin banyak wawasan tentang media berkomunikasi, seorang manajer akan semakin mudah untuk memilih saluran berkomunikasi yang efektif dan efisien.

    4. Fungsi Pengendalian

    Fungsi pengendalian adalah suatu kegiatan untuk memantau kinerja para bawahan dan mengecek kembali, apakah tugas yang dikerjakan sudah sesuai dengan tujuan atau belum. 

    Secara sederhana, fungsi ini mengharuskan seorang manajer untuk memiliki kemampuan dalam mengendalikan setiap tugas yang diberikan dan mampu mengendalikan setiap permasalahan yang muncul. 

    Dari ulasan mengenai fungsi keterampilan manajerial tadi, bisa kamu pahami bahwa sebenarnya masing-masing dari fungsi tersebut saling berkaitan satu sama lain. Jika salah satu fungsi tidak berjalan dengan baik, keterampilan manajerial akan bergerak lambat atau cenderung berantakan. 

    Contoh Keterampilan Manajerial yang Harus Dimiliki

    Beberapa contoh keterampilan manajerial yang perlu dimiliki oleh seorang manajer atau bahkan seorang pebisnis antara lain adalah:

    Kecerdasan Emosi

    Dalam menjalankan bisnis atau perusahaan, pastinya kamu akan bertemu dan menghadapi berbagai sifat manusia, baik sebagai rekan bisnis, klien, maupun konsumen. Lantaran itulah, seorang manajer yang baik, diharuskan untuk memiliki manajemen emosi yang baik dan selalu berkepala dingin, ketika menghadapi karakter manusia yang unik, agar tidak merusak reputasi bisnis mereka.

    Mampu Mengelola SDM

    SDM yang baik adalah aset bagi bisnis. Dengan keterampilan manajerial yang baik dalam pengelolaan SDM, maka perusahaan akan bisa dijalankan secara sistematis, terorganisir, dan rapi sehingga proses bekerja akan berjalan lebih terarah dan sesuai dengan target tujuan.

    Baca Juga: Mengenal Tujuan dan Metode Pengembangan SDM bagi Perusahaan

    Memiliki Strategi Manajerial

    Seorang manajer atau pebisnis yang baik harus dapat menuangkan impiannya ke dalam ide-ide yang dapat diimplementasikan melalui perencanaan strategi manajemen yang efisien dan efektif. Dengan begitu, seorang pengusaha dapat lebih mudah mengelola manajemen perusahaannya.

    Memiliki Jiwa Kepemimpinan

    Pemimpin yang baik tentu saja harus memiliki jiwa kepemimpinan. Harus bisa menginspirasi dan memberikan dorongan positif pada team work-nya. Selain itu juga harus bersedia untuk terlibat dan bertanggung jawab dalam pemecahan masalah serta berani mengambil risiko.

    Mengelola Waktu dengan Baik 

    Keterampilan yang satu ini adalah contoh keterampilan manajerial yang sangat penting. Seorang pemimpin bisnis pasti memiliki berbagai macam tugas dan kesibukan yang cukup banyak. Lantaran itu, mereka harus bisa mengelola waktu dengan baik, mulai dari mengerjakan tugas berdasarkan prioritas, ataupun disiplin dengan jadwal yang telah ditetapkan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

    Memiliki Kemampuan Komunikasi

    Komunikasi adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan bahasa yang secara sosial dapat diterima dan memadai. Manajer mau tidak mau harus bisa berkomunikasi dengan baik, baik kepada staff maupun rekan kerjanya. Dengan begitu, akan memiliki kemungkinan besar untuk dapat memberi arahan yang baik dan melakukan negosiasi secara efektif.

    Memiliki Ide atau Pemikiran yang Inovatif

    Sebuah inovasi dalam bisnis atau perusahaan akan menegaskan bahwa sebuah bisnis tidak akan bersifat pasif dan stagnan. Kemampuan seorang manajer atau pebisnis untuk memiliki kreativitas dalam membuat inovasi terhadap produk atau jasa, akan membuat produknya menjadi lebih kompetitif, unik, dan bisa menaikkan nilai jual.

    Memiliki Strategi Pemasaran yang Jitu

    Sebuah usaha tentunya terkait dengan penjualan, karena itu memiliki strategi pemasaran yang jitu merupakan salah satu keterampilan manajerial yang wajib dimiliki oleh seorang pengusaha.

    Strategi pemasaran yang jitu meliputi penyusunan konsep strategi yang tepat, cermat dalam menentukan target pasar, dan juga menerapkan bauran pemasaran wajib dipahami dengan baik oleh seorang calon pengusaha sukses.

    Baca Juga: Belajar Strategi Pemasaran Soft Selling, Yuk!

    Memiliki Reputasi yang Baik

    Kemampuan berikutnya yang perlu dimiliki sebagai keterampilan manajerial adalah reputasi yang baik. Disadari atau tidak, reputasi sebenarnya merupakan modal terbesar dalam pemasaran. 

    Dengan adanya image perusahaan yang positif, secara langsung akan meningkatkan reputasi perusahaan dan kepercayaan konsumen terhadap produk yang mereka gunakan. Itulah alasannya manajer harus memiliki reputasi yang baik. karena akan berpengaruh terhadap reputasi brand atau perusahaan itu sendiri.

    Kesimpulan

    Untuk menjadi seorang manajer sangat dibutuhkan adanya keterampilan manajerial atau yang dikenal juga dengan istilah managerial skill. Kok bisa? Alasannya, dengan memiliki berbagai keterampilan manajerial tersebut, seorang manajer dapat menjalankan setiap tanggung jawab dan wewenangnya dengan baik, sehingga tim yang dipimpin akan semakin maju dan perusahaan akan terus berkembang serta mampu bersaing dengan kompetitor. 

    Jika kamu ingin menjadi seorang manajer atau mungkin saat ini sedang dalam posisi tersebut, upayakan sebaik mungkin untuk memiliki berbagai keterampilan yang tadi sudah disebutkan. 

    Selain itu, agar manajemen bisnis menjadi lebih baik dan operasionalnya menjadi lebih lancar, kamu perlu juga membekali bisnis atau perusahaanmu dengan aplikasi POS seperti yang disediakan oleh majoo yang bisa membantumu mengelola seluruh kegiatan di dalam suatu manajemen. Sudah siap jadi manajer? Pastikan majoo menemani perjalanan bisnismu, ya! 

     

    Pertanyaan Terkait

    • Keterampilan manajerial adalah suatu kemampuan khusus yang wajib dimiliki oleh seorang manajer atau pimpinan perusahaan agar dapat menjalankan setiap tugas dan menyelesaikan masalah dengan baik.
    • Faktor keterampilan manajerial antara lain: (1) Keterampilan Teknis, (2) Keterampilan Konseptual (Conceptual Skills), (3) Keterampilan Interpersonal (Interpersonal Skills), (4) Keterampilan Berkomunikasi (Communication Skills), (5) Keterampilan Pengambilan Keputusan (Decision Making Skills), (6) Keterampilan Manajemen Waktu (Time Management Skills), (7) Keterampilan Diagnostik (Diagnostic Skills).

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Valuasi adalah: Pengertian dan Cara Menghitungnya
    Valuasi adalah perhitungan nilai sebuah perusahaan dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Besar maupun kecil, valuasi menjadi hal yang sangat penting.
    Fair Value adalah: Tujuan dan Cara Menghitung
    Nilai Wajar atau Fair Value adalah alat yang sangat berguna untuk membantu pengguna memahami keuangan perusahaan, terutama situasi keuangan saat ini.
    Daftar UMKM Online: Syarat dan Manfaatnya
    Daftar UMKM online bisa dilakukan dengan praktis. Manfaatnya antara lain agar mudah mengembangkan usaha dan untuk mendapatkan bantuan dana dari pemerintah.
    9 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Singkat
    Berikut beberapa contoh surat izin tidak masuk kerja yang dibuat secara singkat dan ringkas. Bisa digunakan sebagai referensi.