Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    • Solusi
    • Knowledge
    • Profit Adalah? Kenali Definisi dan Pentingnya Dalam Bisnis!

    Profit Adalah? Kenali Definisi dan Pentingnya Dalam Bisnis!

    Profit adalah keuntungan bisnis yang lazim disebut laba.

    Apabila membahas dunia bisnis, pasti kamu sering mendengar istilah seperti profit. Tentunya profit adalah salah satu tujuanmu sebagai pebisnis, kan? Profit ini fungsinya untuk menilai kesuksesan bisnis yang kamu jalani. Akan tetapi, masih banyak yang salah menafsirkan definisi dari profit ini.

    Nah, pada artikel ini akan membahas tentang definisi, jenis-jenis, hingga contoh profit. Penasaran, kan? Yuk, simak lebih lengkapnya di bawah ini!

    Apa Itu Profit?

    Profit adalah keuntungan bisnis yang sering disebut laba. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), profit diartikan sebagai keuntungan. Profit menggambarkan pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas suatu bisnis.

    Menurut Soemarso SR dalam bukunya yang berjudul Akuntansi Suatu Pengantar menjelaskan bahwa profit usaha adalah keuntungan yang diperoleh dari kegiatan utama perusahaan.

    Profit adalah suatu keuntungan yang diperoleh dari bisnis dan pada saat itu juga akan disalurkan atau diinvestasikan kembali untuk mendorong pertumbuhan bisnis.

    Dalam usaha kecil, profit atau laba biasanya langsung dikantongi pemilik bisnis. Namun, pada perusahaan publik yang tercantum dalam Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan wajib membayar profit kepada pemegang saham dalam bentuk dividen.

    Menurut KBBI, profit adalah keuntungan.

    Jenis-Jenis Profit

    Profit sangatlah penting bagi kamu yang memiliki bisnis karena tujuan utama dari bisnis yang kamu jalani adalah mendapatkan profit atau laba yang seoptimal mungkin.

    Setelah kamu mengetahui definisi dari profit, hal yang perlu kamu ketahui selanjutnya adalah jenis-jenis profit, antara lain:

    1. Operating Profit (Laba Operasional)

    Operating profit disebut juga Earnings Before Interest and Taxes (EBIT) atau laba sebelum bunga dan pajak.

    Kegiatan bisnis yang masuk ke dalam kategori operasional, yakni penjualan, pemasaran, iklan, gaji, tunjangan karyawan, depresiasi, sewa, komisi, dan biaya lain terkait operasional bisnis.

    Jenis profit ini merupakan subtotal kedua pada laporan laba rugi.

    Rumus menghitung operating profit adalah sebagai berikut:

    Operating Profit atau Laba Operasional = Total Pendapatan — Harga Pokok Penjualan (HPP) — Biaya Tidak Langsung (Depresiasi, Amortisasi, Iklan, dan Lain sebagainya)

     

    2. Gross Profit (Laba Kotor)

    Gross profit adalah adalah keuntungan yang diperoleh suatu perusahaan atau bisnis dan sudah dikurangi dengan biaya produksi atau HPP.

    Harga Pokok Penjualan (HPP) itu sendiri adalah biaya yang dikeluarkan secara langsung maupun tidak langsung untuk menghasilkan suatu produk atau jasa.

    Gross profit merupakan subtotal pertama di laporan laba rugi pada sebagian besar perusahaan atau bisnis.

    Rumus menghitung gross profit adalah sebagai berikut:

    Gross Profit atau Laba Kotor = Total Pendapatan Penjualan — Harga Pokok Penjualan (HPP)


    3. Net Profit (Laba Bersih)

    Jenis profit selanjutnya yaitu net profit atau laba bersih. Net profit adalah nilai yang tersisa dari pendapatan dikurangi semua beban usaha, termasuk bunga dan pajak.

    Net profit ini terletak pada bagian akhir laporan laba rugi suatu perusahaan.

    Rumus menghitung net profit adalah sebagai berikut:

    Net Profit atau Laba Bersih = Total Pendapatan — Beban Usaha (Pajak dan Bunga)

     

    Baca juga: Cara Membuat dan Contoh Laporan Neraca Keuangan

    Perbedaan Profit, Laba, dan Income

    Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa profit sama dengan laba. Lantas, apa perbedaan profit dengan income? Perbedaan tersebut, antara lain:

    • Profit mengacu pada perbedaan antara banyaknya uang yang dibelanjakan perusahaan dan diperoleh dalam periode waktu tertentu, sedangkan income mewakili jumlah uang aktual yang diperoleh perusahaan dalam periode waktu tertentu.
    • Profit digunakan untuk menentukan banyaknya arus kas yang tersedia dan total biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan, sedangkan income menunjukkan jumlah total uang yang dapat digunakan perusahaan untuk menjalankan bisnisnya.
    • Profit dapat dihitung pada beberapa titik sepanjang tahun untuk menginformasikan perusahaan tentang kekuatan dan kelemahan keuangannya. Pada saat yang sama, income biasanya hanya ditentukan satu tahun sekali dan merupakan faktor penentu suatu bisnis atau perusahaan dalam menginvestasikan kembali sisa uangnya.
    • Profit bergantung pada income, sedangkan income bergantung pada profit dan revenue.


    Baca juga: NPV adalah: Rumus, Contoh, dan Cara Menghitung

    Contoh Profit

    Untuk mengetahui profit atau laba yang dihasilkan dari usaha milikmu, begini cara menghitung profit bisnis yang bisa kamu lakukan dengan mudah, ya!

    Profit = Total Pendapatan — Total Pengeluaran

     

    Berikut contoh untuk mengetahui profit yang bisnismu dapatkan.

    Katakanlah kamu ingin mengetahui profit yang kamu hasilkan dari menjalankan bisnis cleaning service. Kami perlu mengetahui total pendapatan dan total pengeluaran untuk menghitung profitnya, misalnya:

    Total pendapatan sebesar Rp10.000.000

    Total pengeluaran sebesar Rp1.500.000

    Biaya total pengeluaran bisa kamu lakukan dengan menambahkan biaya langsung dan tidak langsung. Caranya sebagai berikut:

    Biaya langsung, seperti produk pembersih rumah sebesar Rp1.000.000

    Biaya tidak langsung, seperti poster dan pamphlet sebesar Rp500.000;

    Total biaya pengeluaran bisnismu adalah Rp1.000.000 (biaya langsung) + Rp500.000 (biaya tidak langsung) = Rp1.500.000

    Dengan mengurangkan total biaya pengeluaran sebesar Rp1.500.000 dengan total pendapatan sebesar Rp10.000.000, dapat diketahui profit usaha milikmu sebesar Rp8.500.000.

    Baca juga: Analisis Laporan Keuangan dan Fungsinya dalam Bisnis

    Mengapa Profit Penting dalam Bisnis?

    Mendapatkan profit yang optimal menjadi tujuan utama pada setiap perusahaan atau bisnis. Profit juga merupakan modal yang dapat digunakan perusahaan untuk berbagai tujuan, misalnya untuk memelihara tempat kerja atau inventaris kantor, mengganti atau meningkatkan kendaraan, serta berinvestasi dalam produk, layanan, dan karyawan baru.

    Dengan mendapatkan profit yang optimal, suatu perusahaan atau bisnis dapat terus berkembang atau melakukan ekspansi. Jadi tak mengherankan bila kinerja bisnis suatu perusahaan dinilai berdasar atas kemampuannya dalam menghasilkan profit.

    Kemampuan dalam menghasilkan profit ini memungkinkan perusahaan untuk terus beroperasi dalam jangka panjang dan mendapatkan investor bisnis. Apabila kondisi itu terjadi, peluang perusahaan untuk terus tumbuh dan berkembang di masa depan tetap terjaga.

    Kesimpulan

    Kini, kamu sudah tahu bahwa profit adalah keuntungan bisnis yang menjadi tolok ukur utama untuk menentukan untung atau tidaknya sebuah perusahaan atau bisnis.

    Jika kamu merasa kesulitan dalam membuat laporan keuangan dan sehingga menyulitkanmu dalam mengetahui informasi keuntungan bisnis, kamu bisa menggunakan aplikasi wirausaha online all in one yang mudah digunakan dan memiliki fitur terlengkap seperti aplikasi majoo.

    Aplikasi majoo merupakan sistem POS (Point of Sales) multiplatform berbasis cloud untuk membantu perkembangan UMKM. Opsi perangkat berupa aplikasi kasir dengan fitur dan layanan yang menyeluruh dan lengkap ini akan membantu pertumbuhan bisnis yang kamu miliki. Simak informasi lengkap mengenai majoo POS di sini!

     

    Pertanyaan Terkait

    • Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), profit diartikan sebagai keuntungan. Profit menggambarkan pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas suatu bisnis. Menurut Soemarso SR dalam bukunya yang berjudul Akuntansi Suatu Pengantar menjelaskan bahwa profit usaha adalah keuntungan yang diperoleh dari kegiatan utama perusahaan.
    • Profit adalah keuntungan bisnis yang sering disebut laba.
    • Profit itu penting karena ketika bisnis atau perusahaan mampu menghasilkan profit, memungkinkan perusahaan atau bisnis tersebut untuk terus beroperasi dalam jangka panjang dan mendapatkan investor bisnis. Apabila kondisi itu terjadi, peluang perusahaan untuk terus tumbuh dan berkembang di masa depan tetap terjaga.

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Valuasi adalah: Pengertian dan Cara Menghitungnya
    Valuasi adalah perhitungan nilai sebuah perusahaan dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Besar maupun kecil, valuasi menjadi hal yang sangat penting.
    Fair Value adalah: Tujuan dan Cara Menghitung
    Nilai Wajar atau Fair Value adalah alat yang sangat berguna untuk membantu pengguna memahami keuangan perusahaan, terutama situasi keuangan saat ini.
    Daftar UMKM Online: Syarat dan Manfaatnya
    Daftar UMKM online bisa dilakukan dengan praktis. Manfaatnya antara lain agar mudah mengembangkan usaha dan untuk mendapatkan bantuan dana dari pemerintah.
    9 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Singkat
    Berikut beberapa contoh surat izin tidak masuk kerja yang dibuat secara singkat dan ringkas. Bisa digunakan sebagai referensi.