12 Unsur Penting di Proposal Usaha Makanan dan Contohnya

Ditulis oleh Faiqotul Himma

article thumbnail

Proposal usaha dapat memberikan informasi penting tentang bisnis yang dimiliki kepada investor.

Bagi kamu yang mempunyai bisnis yang bergerak industri Food and Beverage (F&B), untuk mendapatkan pinjaman modal tentu harus membuat proposal usaha makanan. Tujuan dari pembuatan proposal usaha ini untuk menjelaskan rencana bisnis yang kamu jalankan. Selain itu, dengan menggunakan proposal usaha, kamu dapat memberikan informasi penting terkait bisnismu kepada investor, sehingga investor bisa mengetahui secara detail bisnismu dan rencana yang ingin kamu kembangkan.

Lalu, bagaimana cara membuat proposal usaha makanan dan minuman? Apa saja yang harus ada di dalam proposal tersebut? Tak perlu bingung, berikut ini penjelasan dan contoh proposal usaha makanan yang baik dan benar agar dilirik investor, ya. 

Unsur yang Harus Ada di Dalam Proposal Usaha

Sebelum kamu memutuskan untuk membuat proposal usaha makanan milikmu, berikut ini unsur yang harus ada di dalam proposal. Unsur-unsur tersebut, antara lain:

1. Profil Badan Usaha

Unsur pertama yang perlu kamu cantumkan di dalam proposal yaitu profil badan usaha. Setidaknya ada tiga hal penting yang perlu dimasukkan dalam profil badan usaha, yakni:

a. Nama usaha

Sebaiknya pilihlah nama usaha yang mudah diingat. Usahakan memilih nama yang sederhana dan unik, serta jelaskan alasan di balik pemilihan nama tersebut dalam proposal.

b. Jenis usaha

Jadi, dalam profil badan usaha, pastikan untuk menyebut jenis usaha milikmu, Tulislah jenis usaha dengan singkat, padat, dan jelas agar lebih mudah dipahami, ya!

c. Lokasi

Lokasi merupakan hal penting yang perlu dicantumkan agar investor tahu lokasi bisnismu karena akan berdampak bagi calon investor untuk membuat keputusan. 

2. Tujuan Usaha

Ceritakan tujuan kamu dalam mendirikan usaha. Contohnya, kamu mendirikan usaha makanan. Tujuan kamu mendirikan usahamu ini, misalnya menghadirkan alternatif camilan baru, mendapatkan keuntungan, melestarikan resep keluarga, atau lainnya. 

3. Latar Belakang Usaha

Kondisi apa yang mendorong kamu untuk membuka usaha ini? Ambil contoh saja, usaha keripik kentang, mungkin kamu bisa mengatakan bahwa saat ini belum ada keripik kentang yang dipanggang karena kebanyakan masih digoreng. Kamu juga ingin memberikan alternatif keripik kentang yang lebih sehat karena tidak menggunakan minyak goreng pada proses pembuatannya.

Baca juga: 10 Ide Bisnis Gila Anti Mainstream, Auto Cuan! 

4. Struktur Organisasi Perusahaan

Di dalam proposal usaha makanan juga perlu dicantumkan struktur organisasi usahamu. Membuat bagian ini cukup mudah jika kamu sudah mempunyai sistem manajerial yang baik. Namun, sistem manajerial bisnis yang belum berjalan secara penuh bukan menjadi alasan untuk tidak menulis struktur organisasi perusahaan, ya.

Calon investor berhak mendapatkan informasi tentang struktur bisnismu, seperti pemilik usaha, tim keuangan, marketing, operasional, dan lain sebagainya.

Informasikan juga sistem yang kamu jalankan, misalnya sistem kerja sama franchise atau milik pribadi. Sistem kerja ini harus disebutkan agar calon investor mendapatkan informasi lengkap yang mereka butuhkan. 

5. Survei Target Pasar, Audiens, dan Hasilnya

Unsur ini menjelaskan target pasar atau audiens yang hendak kamu tuju. Oleh karena itu, diperlukan survei khusus agar kamu dapat mengetahui profil serta lifestyle target audiensmu khususnya yang berhubungan dengan kebiasaan konsumsi makanan. Membangun sebuah bisnis tentu memerlukan target market dan audiens yang tepat agar bisnismu sukses. 

6. Peluang Bisnis

Kamu perlu melakukan analisis kompetitor agar kamu bisa membandingkan produk yang bisnismu miliki dan kompetitor. Jelaskan dengan baik tentang peluang usahamu saat nanti dan tantangan yang kamu hadapi.

Baca juga: Tips Bisnis Kecil Kecilan bagi Mereka yang Baru Memulai 

7. Deskripsi Produk yang Dijual

Deskripsikan produk makanan yang kamu jual, mulai dari nama, bahan baku, proses pembuatannya, hingga varian rasa. Jelaskan sedetail mungkin tentang deskripsi produk yang kamu jual agar calon investor mendapat gambaran jelas tentang produk.

8. Keunikan Produk

Apa yang menjadi nilai plus atau keunikan dari produk Anda? Jelaskan juga tentang keunikan produk yang kamu jual. Keunikan ini bisa didapatkan dari banyak aspek, mulai dari kualitas produk, konsep jualan, hingga packaging

9. Strategi Promosi dan Marketing

Kamu juga harus mempunyai strategi promosi dan marketing yang tepat. Kini, sudah banyak strategi promosi yang terbilang ampuh, misalnya giveaway, voucher, cashback, atau diskon. Selain itu, kamu jelaskan juga strategi marketing  untuk memasarkan produkmu. Dengan strategi promosi dan marketing yang tepat, kamu akan mampu memasarkan produk dengan lebih baik dan membuat bisnismu menjadi lebih mudah berkembang.

Baca juga: Serba-Serbi Konsep Bisnis Cloud Kitchen 

10. Analisis SWOT Bisnis

Analisis SWOT bisnis sangatlah penting untuk dijelaskan di dalam proposal usaha. Tujuannya dijelaskan analisis SWOT ini agar investor mengetahui strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman) dari bisnismu. 

11. Proyeksi Keuangan

Untuk proyeksi keuangan, kamu perlu memberikan informasi tentang perhitungan profit, alokasi dana, dan perhitungan bagi hasil. Informasi ini penting karena salah satu bahan pertimbangan calon investor untuk berinvestasi di usahamu.

12. Lampiran

Terakhir, jangan lupa untuk menyertakan lampiran. Dengan melampirkan beberapa file saat pengajuan proposal usaha makanan akan mendukung klaim dalam proposal yang kamu ajukan. Kamu bisa melampirkan sejumlah dokumen pendukung, misalnya surat izin usaha, profilmu sebagai pemilik usaha, surat perjanjian usaha, hingga sertifikat usaha.

 Proposal usaha dibuat untuk mendapatkan modal dari investor.

Contoh Proposal Usaha Makanan

Untuk kamu yang sedang mencari contoh proposal usaha makanan yang mudah dibuat dan sering dipakai, simak ulasannya berikut ini, ya.

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Latar belakang dibuatnya usaha ini karena jumlah pengangguran yang semakin meningkat dan kurangnya pengetahuan masyarakat untuk memanfaatkan bisnis. Minimnya pengetahuan dan pemanfaatan sumber daya membuat krisis ekonomi di masyarakat menjadi meningkat dan membuat tingginya tingkat pengangguran karena tidak adanya lapangan bisnis yang menampung mereka untuk bekerja.

Terdapat beragam cara yang bisa dilakukan untuk menciptakan usaha seperti mengolah barang mentah menjadi produk atau mengolah barang setengah jadi menjadi produk bernilai jual tinggi. Dengan latar belakang tersebut, akhirnya terciptalah brand “UBICO” yang bahan utamanya berasal dari ubi. Masyarakat masih belum mengetahui bahwa ubi dari “UBICO” bisa diolah menjadi makanan yang menarik dengan harga jual cukup tinggi.

B. Visi

Menjadikan makanan tradisional menjadi lebih dikenal masyarakat.

C. Misi

  1. Melakukan inovasi dengan produk makanan tradisional.
  2. Melakukan peningkatan kualitas makanan tradisional.
  3. Mengutamakan kualitas pelayanan untuk membuat konsumen puas dan loyal.
  1. Tujuan Usaha
  2. Mendapatkan laba dari sales.
  3. Membuat konsumen tertarik untuk mencoba produk sehingga bisa mencapai target penjualan.
  4. Mampu membuka lowongan pekerjaan.
  5. Mempertahankan makanan tradisional agar tidak hilang

BAB II PEMBAHASAN

A. Profil

UBICO adalah merek produk yang menggunakan ubi sebagai bahan baku utama. Ubi sangat identik dengan makanan tradisional. Bisnis UBICO sendiri mengolah ubi menjadi makanan yang menarik sehingga akan lebih dikenal masyarakat. Cara untuk memperkenalkan ubi secara luas kepada masyarakat yaitu dengan membuat olahan makanan yang menarik tanpa mengurangi kandungan nutrisi di dalamnya.

Ada berbagai nutrisi yang terkandung di dalam ubi, antara lain vitamin C, A, E, magnesium, betakaroten, kalium, dan kaya akan oksigen. Ubi juga bisa dikonsumsi oleh semua kalangan mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia.

B. Strategi Pasar

Untuk memperlancar usaha ini, akan dilakukan beberapa strategi pasar antara lain:

  1. Segmenting

Segmenting pasar ini menjadikan pembeli sebagai target utama yang akan dicapai. Produk yang dibuat merupakan produk yang bisa dinikmati semua kalangan dari berbagai tingkatan mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia

  1. Targeting

Target pasar yang dipilih adalah lingkungan masyarakat sekitar, sekolah penulis, dan warung-warung kecil.

  1. Positioning

Agar produk ini mudah dikenali oleh masyarakat, dibuatlah inovasi produk dengan tambahan bahan lain, misalnya kacang, cokelat, dan juga meses. Selain digunakan sebagai inovasi, bahan tambahan ini juga membuat tampilan menjadi lebih menarik, rasa lebih unggul serta kualitasnya pun terjaga sehingga membuat konsumen lebih mudah mengenali produk ini.

C. Analisis SWOT Untuk Kelayakan Usaha

Analisis SWOT adalah acuan yang digunakan untuk menghadapi persaingan bisnis. Setiap usaha yang dibangun harus mengukur lingkungan maupun pesaing melalui analisis SWOT.

  1. Kekuatan (Strength)

Penggunaan ubi sebagai bahan baku utama pembuatan produk makanan ini dipercaya akan diterima di masyarakat luas. Pasalnya, di dalam ubi sendiri terkandung banyak nutrisi dan proses pengolahannya pun higienis.

  1. Kelemahan (Weakness)
  • Produk tidak tahan lama.
  • Produk bisa ditiru dengan mudah.
  • Harga bahan baku utama bisa berubah-ubah.
  1. Peluang (Opportunity)

Produk ini sebenarnya sudah ada di kalangan masyarakat, tapi yang membuat produk ini berbeda adalah penambahan beberapa bahan yang membuatnya lebih menarik. Selain itu, produk ini dibuat dengan berbagai variasi agar konsumen lebih tertarik untuk membeli dan mencobanya.

  1. Ancaman (Treath)
  • Persaingan bisnis yang tidak sehat.
  • Bahan baku yang harganya tidak stabil.
  • Munculnya produk serupa dengan kualitas yang lebih baik dan harga yang lebih murah sehingga menjatuhkan produk UBICO.

 

BAB III Rencana Anggaran

A. Modal

Modal yang dibutuhkan dalam sekali produksi adalah Rp322.000, dengan rincian sebagai berikut:

Total biaya = Perlengkapan + bahan baku + biaya lain-lain

= Rp102.000 + Rp187.000 + Rp33.000

= Rp322.000

B. Penentuan Harga Jual

Harga pokok produksi adalah hasil bagi total biaya dengan hasil produksi

= Rp322.000 : 100

= Rp3.220 per pcs

Harga jual = harga pokok + laba yang diinginkan

= Rp3.220 + Rp1.780

= Rp5.000

C. Perhitungan Laba atau Rugi

Laba = (harga jual x hasil produksi ) – modal

= (Rp5.000 x 100) – Rp322.000

= Rp500.000 – Rp322.000 = Rp178.000

Persentase laba dihitung dari laba dibagi modal, lalu dikalikan dengan 100%

= (Rp178.000 : Rp322.000) x 100%

= 55.27%

BAB IV PENUTUP

A. Kesimpulan

Brand yang dibuat bernama “UBICO”. Pembuatan produk ini berdasarkan pada pengamatan yang telah dilakukan dengan mencari peluang bisnis yang baik dan bermanfaat. Besar harapannya, produk olahan ini dapat diterima dan disukai oleh masyarakat.

B. Saran

Memang masih banyak kekurangan dalam proposal ini sehingga harapannya terdapat kritik dan saran yang sifatnya membangun untuk menyempurnakan proposal ini. Demikian proposal ini dibuat, semoga brand “UBICO” berjalan dengan baik dan terus berinovasi. Semoga produk ini juga bisa bermanfaat untuk masyarakat. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyusun proposal ini sehingga bisa dapat terselesaikan dengan baik. 

Kesimpulan

Bisnis Food and Beverage (F&B) memiliki potensi yang menjanjikan karena tidak pernah sepi pelanggan. Selain itu, makanan dan minuman merupakan kebutuhan primer manusia dan dibutuhkan untuk memenuhi konsumsi tubuh. Prospek bisnis F&B bisa bertahan dalam kurun waktu jangka panjang jika diiringi kreativitas dalam produk maupun pemasaran, pelayanan yang baik, serta kebersihan dan higienitas produk yang ditawarkan.

Kebutuhan akan modal bisnis makananmu sangat penting gunanya untuk kelangsungan bisnismu, lho! Oleh karena itu, kamu perlu membuat proposal usaha makanan untuk mendapatkan tambahan modal kepada investor.

Tenang, tak perlu bingung lagi! Bagi kamu yang mempunyai bisnis dan sedang membutuhkan modal untuk operasional maupun ekspansi bisnis, kini ada majoo capital.

majoo capital adalah pembiayaan usaha instan tanpa menggunakan agunan. Kamu bisa mendapatkan pendanaan bersama majoo sehingga bisnis bisa berkembang tanpa adanya batasan. Pendanaan ini bisa dicicil setiap bulan dengan tenor 36 bulan, bunganya pun rendah, sekitar 6% – 18%, dan kamu juga bisa mengajukan pendanaan hingga Rp2 Miliar, lho!

Syarat untuk mengajukan pendanaan majoo capital ini juga mudah, kok! Kamu perlu berlangganan aplikasi majoo selama 3 bulan dengan minimal penjualan Rp5 juta. Setelah syarat ini kamu penuhi, kamu bisa mengajukan pendanaan majoo capital yang prosesnya sekitar 2 – 14 hari kerja. Wah, sangat mudah dan cepat, kan?

Sangat recommended, kan? Masa kamu tidak tertarik? Caba sekarang, yuk!

Baca juga: Inilah 7 Cara Memulai Bisnis Untuk Pemula!

Referensi

  • https://www.paper.id/blog/bisnis/contoh-proposal-usaha-makanan/
  • https://katadata.co.id/agung/berita/639aee4a42a2d/contoh-proposal-makanan-yang-sering-digunakan-untuk-memulai-usaha

Sumber Gambar

  • Freepik

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo