Operator Produksi: Definisi dan Tugasnya

Ditulis oleh Dini N. Rizeki

article thumbnail

Operator produksi adalah profesi yang bertugas untuk memegang kendali pada proses produksi

Kamu mungkin sudah sering mendengar istilah operator produksi sebagai salah satu profesi yang umumnya berkaitan dengan proses produksi. Lalu, sebenarnya operator produksi kerjanya ngapain aja sih? 

Operator produksi adalah posisi yang memegang peranan penting dalam mengontrol keseluruhan proses produksi. Bisa dibilang bahwa tugas operator produksi yang paling utama adalah memastikan bahwa semua proses produksi berjalan dengan lancar.

Umumnya mereka bertugas menghandle proses mengolah bahan baku hingga menjadi barang jadi untuk kemudian diolah kembali, dikemas, atau langsung dipasarkan pada konsumen. Dalam dunia industri, posisi pada bagian operator produksi adalah posisi yang mampu menampung banyak pekerja karena hampir di seluruh ranah industri, posisi ini membutuhkan banyak pekerja.

Baca juga: Mau Menjadi Pengusaha Sambil Bekerja? Buat Usaha Sampingan!

Apa itu Operator Produksi?

Operator produksi berasal dari dua kata, yaitu operator dan produksi. Operator diserap dari istilah dalam bahasa Inggris, yaitu operator yang artinya orang yang mengoperasikan. Begitu juga dengan produksi yang merupakan kata serapan dari bahasa Inggris production. Sederhananya, produksi adalah sebuah proses mengubah bahan baku menjadi bahan mentah atau barang jadi untuk menambah nilai barang tersebut.

Jadi, untuk menjelaskan apa itu operator produksi, jawabannya adalah seseorang yang bertugas untuk memegang kendali atas suatu proses produksi dalam bidang industri dalam mengolah bahan baku menjadi barang jadi untuk menambah nilai barang tersebut. Operator produksi adalah sosok di balik seluruh kegiatan produksi tersebut, mulai dari mempersiapkan bahan sampai dengan proses finishing dan mengecek kondisi akhir barang.

Baca Juga: Tujuan serta Fungsi Produksi Umum yang Perlu Diketahui

Tugas Operator Produksi 

Lantaran memegang kontrol dalam keseluruhan proses produksi, maka jobdesk operator produksi memang ada banyak. Untuk mempermudah, biasanya tugas-tugas tersebut dikelompokkan menjadi beberapa bagian operator produksi agar lebih mudah untuk dikendalikan. Beberapa  tugas operator produksi tersebut, antara lain:

  1. Briefing

Sama seperti pada pekerjaan lainnya, operator produksi perlu untuk menghadiri briefing setiap harinya. Briefing biasanya dipimpin oleh kepala produksi dan ditujukan untuk membahas materi pekerjaan pada hari itu, pembagian tugas kerja, sampai dengan mengulas pekerjaan di hari sebelumnya. Tugas operator produksi dalam tahap briefing ini biasanya adalah yang mempersiapkan material yang berhubungan dengan proses produksi pada hari itu. 

  1. Mengoperasikan Mesin Produksi

Proses pengoperasian mesin dimulai dari menyalakan mesin, menjalankan, memantau kinerja mesin, sampai nanti mematikan saat pekerjaan sudah selesai adalah salah satu tugas operator produksi juga. Lantaran inilah, seorang operator produksi perlu memiliki pengetahuan dasar mengenai mesin dan segala sesuatunya.

  1. Memantau Mesin Produksi

Memantau disini maksudnya adalah mengawasi mesin produksi untuk memastikan bahwa mesin beroperasi dengan baik, tidak mengalami masalah atau gangguan. Tugas operator produksi juga memastikan adanya perawatan mesin secara berkala agar tidak terjadi masalah yang bisa memengaruhi jalannya produksi.

Jika memang terjadi masalah, operator produksi bertanggung jawab untuk segera menghubungi pihak teknisi agar mesin bisa langsung diperbaiki.

  1. Memastikan Produktivitas Tetap Terjaga

Menjaga produktivitas adalah jobdesk operator produksi berikutnya. Mulai dari memastikan kondisi dan jumlah bahan baku, menjaga proses produksi, sampai dengan kinerja karyawan juga merupakan tanggung jawab dari operator produksi. 

  1. Menjaga Kualitas Produksi

Kualitas hasil produksi juga menjadi hal utama yang harus diperhatikan oleh operator produksi. Operator produksi bertanggung jawab untuk memastikan bahwa kualitas produk yang dihasilkan sesuai dengan standar yang telah ditentukan perusahaan. Proses produksi yang baik dan benar, secara otomatis akan menghasilkan produk yang baik pula. 

  1. Membuat Laporan 

Operator produksi juga bertugas untuk membuat laporan kerja. Laporan tersebut yang nantinya akan menjadi bahan analisis dari kepala bagian produksi dan laporan untuk bagian akunting produksi. Umumnya laporan yang dibuat oleh operator produksi berisi :

  • Kualitas produksi yang dicapai
  • Jenis produk yang dihasilkan
  • Jam lembur karyawan

Dengan beberapa tugas tersebut, tidak heran jika seorang yang bekerja sebagai operator produksi sebaiknya memiliki daya konsentrasi atau fokus yang baik, dan mampu bekerja dengan detail serta tanggap dan mampu memberikan reaksi cepat, 

Baca Juga: Pengertian Manajemen Operasional, Fungsi, serta Contohnya

Tugas operator produksi yang utama adalah memastikan proses produksi berjalan dengan baik.

Tanggung Jawab Operator produksi

Dari beberapa tugas operator produksi yang sudah disebutkan, ada tanggung jawab operator produksi yang beriringan dengan tugasnya. Tanggung jawabnya adalah sebagai berikut :

  • Memastikan proses kerja yang dilakukan sesuai dengan yang ketentuan dari perusahaan yang diberikan saat briefing;
  • Memastikan segala sesuatu yang dikerjakan sesuai dengan SOP perusahaan;
  • Memastikan target yang ditentukan oleh perusahaan telah tercapai dengan baik;
  • Memastikan lingkungan kerja dalam kondisi aman dan bersih;
  • Memastikan shift selanjutnya paham akan setiap tugas yang telah disampaikan saat briefing;
  • Memastikan laporan kerja telah dibuat dengan baik dan benar.

Baca juga: Data Penting Di Laporan Keuangan Untuk Dasar Strategi Bisnis

Kualifikasi Operator Produksi

Jika kamu berminat dan memiliki keinginan untuk bekerja pada bagian operator produksi, maka ada beberapa kualifikasi dan syarat yang harus dipenuhi. Berikut ini adalah kualifikasi yang umumnya dijadikan sebagai syarat wajib, yaitu :

  • Pendidikan minimal SMA atau SMK sederajat;
  • Pengalaman kerja 0 – 1 tahun;
  • Dalam kondisi sehat jasmani dan rohani;
  • Tidak buta warna;
  • Memiliki ketahanan fisik yang baik;
  • Mampu bekerja dalam tekanan dan target;
  • Mampu bekerja sama dalam tim;
  • Memiliki inisiatif kerja sendiri;
  • Bersedia bekerja dalam shift;
  • Tinggi badan minimal 165 cm untuk pria dan 150 cm untuk tinggi badan wanita.

Selain itu, akan lebih baik jika kamu memiliki kemampuan atau skill lainnya untuk memberikan nilai lebih. Kemampuan dasar yang perlu dimiliki oleh seorang operator produksi, pada umumnya yaitu kemampuan untuk melakukan analisis sederhana, mampu melakukan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian, bisa membagi fokus atau konsentrasi pada berbagai aspek, bisa mengoperasikan mesin atau minimal paham mengenai mesin, memiliki pengetahuan dasar mekanik, dan tentunya mampu berkomunikasi dengan baik untuk menjaga interaksi dengan keseluruhan tim yang bekerja bersama-sama. 

Seperti sudah disebutkan di awal, operator produksi adalah sebuah profesi yang banyak diperlukan pada perusahaan manufaktur atau industri. Dan biasanya bukan hanya satu atau dua orang yang mereka butuhkan untuk mengisi bagian operator produksi ini, melainkan dalam jumlah banyak. 

Salah satu hal yang menjadikan operator produksi adalah profesi yang banyak diminati karena ternyata profesi ini memiliki jenjang karir yang menjanjikan. Jika kamu nantinya sudah memiliki pengalaman yang cukup dalam profesi tersebut, kamu bisa diajukan untuk naik jabatan menjadi supervisor, leader, hingga manajer. Bukan hanya itu, jika memang dianggap sudah mumpuni, kamu juga bisa berkesempatan untuk pindah posisi menjadi trainer untuk karyawan baru atau tim khusus teknisi dalam memperbaiki mesin.

Baca Juga: Mengenal Kawasan Sentra Produksi yang Menghidupkan Ekonomi

Penutup

Setelah kamu memahami apa itu operator produksi, apa tugas operator produksi, dan apa saja syarat dan kualifikasi yang diperlukan untuk bekerja pada posisi tersebut, diharapkan kamu sekarang tidak hanya mengetahui tetapi juga memahami bahwa di balik sebuah barang jadi atau produk dengan kualitas yang baik, ada proses produksi yang berat dan panjang dan dikontrol oleh seseorang yang berprofesi sebagai operator produksi

Pekerjaan sebagai operator produksi memang banyak dibutuhkan oleh beberapa perusahaan manufaktur dan industri sebagai tenaga kerja profesional, karena itu peluang untuk mendapatkan kerja pada bagian ini menjadi terbuka luas. Namun, seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwasanya tetap saja ada tugas dan tanggung jawab besar di balik itu semua. 

Meskipun dinilai sebagai pekerjaan yang jenjang karirnya bagus dan memiliki gambaran masa depan cukup jelas, profesi operator produksi adalah profesi yang memiliki risiko cukup tinggi karena umumnya berhubungan dengan mesin-mesin besar, berat, dan memiliki risiko yang tinggi pula. Sebisa mungkin, jika kamu memang tidak memiliki kualifikasi atau pengalaman yang baik di bidang tersebut, jangan memaksakan diri. Karena kesalahan kecil bisa berakibat fatal, bukan hanya pada diri operator produksi tersebut, namun juga pada karyawan lainnya dan proses produksi yang sedang berlangsung. 

So, apapun alasannya, cobalah untuk memilih dan memilah pekerjaan dan bidang yang akan kamu kerjakan dengan bijak, ya!

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo