Table of Content

    Sebelum Tentukan Resolusi Bisnis, Evaluasi Faktor-Faktor Ini


    Jangan buru-buru menyusun resolusi sebelum melakukan tahapan evaluasi bisnis ini!


    Jika kamu seorang pebisnis, maka setiap tahunnya wajar bila ada target yang ingin dicapai. Entah itu keuntungan yang berkali lipat, ekspansi bisnis ke daerah lain, membuka beberapa cabang baru, dan lain sebagainya. Bila beberapa target belum bisa kamu capai, biasanya akan ditetapkan kembali saat menyusun resolusi bisnis untuk tahun baru. 


    Hal ini untuk memantapkan kembali bisnis yang sudah kamu jalankan selama ini. Bukan hanya itu, resolusi ini juga berguna sebagai maping dari perubahan-perubahan yang perlu kamu hadapi dalam dunia bisnis. 


    Namun, sebelum kamu menentukan resolusi untuk tahun yang baru nanti, sebaiknya lakukanlah evaluasi bisnis pada faktor-faktor yang ada pada aktivitas bisnismu. Memang masih ada pebisnis yang menganggap evaluasi ini tidak penting, dan itu tidak perlu kamu tiru. Ini dikarenakan evaluasi bisnis memiliki peran yang cukup penting dalam menilai apakah usaha yang selama ini kamu jalankan sudah sesuai dengan business plan atau belum. 


    Evaluasi bisnis juga berguna untuk mengetahui apa saja pencapaian yang sudah kamu raih setahun belakangan, dan juga masalah atau halangan apa yang menjadi hambatan untuk suksesnya bisnismu. 


    Lantas, faktor apa saja yang perlu untuk dievaluasi dalam bisnis sebelum menentukan resolusi yang baru? 

    Evaluasi pada Aliran Uang (Cash Flow

    Cash flow atau aliran uang adalah satu hal yang perlu kamu evaluasi lebih dulu. Mengapa demikian? Jika kamu sebagai seorang pebisnis, kamu harus mengetahui bagaimana aliran uang yang terjadi dalam usahamu, seperti berapa pengeluaran rutin, total pemasukan, keuntungan bersih dan kotor, dan lain-lain. 


    Dengan mengetahui cash flow yang ada, kamu bisa melihat mana pengeluaran yang sebetulnya tidak terlalu penting atau bisa dipangkas, lalu memikirkan cara untuk mengontrolnya dengan lebih tepat. Dari aliran uang bisnis pula, kamu bisa menilai apakah bisnismu mengalami kemajuan atau malah sebaliknya. 


    Baca Juga: Ketahui 5 Tips Mengendalikan Cash Flow Bisnis Selama Krisis


    Cash flow adalah faktor pertama yang bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi bisnis.

    Evaluasi pada Pengembangan Produk

    Evaluasi bisnis yang perlu dilakukan berikutnya adalah pada pengembangan produk. Persaingan bisnis semakin lama akan semakin tinggi, jumlah kompetitor dengan produk atau bisnis yang sama pun semakin banyak. Jika kamu tidak bisa mengembangkan produk yang dipasarkan, maka bukan tidak mungkin bisnismu akan mengalami kemunduran.


    Dengan mengevaluasi hal ini, maka kamu secara tidak langsung dituntut untuk menciptakan inovasi produk. Usahakan untuk menghadirkan produk yang bermanfaat bagi konsumen, namun tetap berkualitas baik dan memiliki nilai jual yang tinggi. Jangan sampai konsumen merasa bosan dengan produkmu yang begitu-begitu saja lalu beralih ke produk milik kompetitor yang lebih inovatif. 


    Baca Juga: Pahami Tujuan Riset Produk untuk Pengembangan Bisnis

    Evaluasi pada Performa dan Kinerja

    Seringnya, dua hal ini terlewatkan saat para pemilik bisnis melakukan evaluasi di akhir tahun. Padahal, performa dan kinerja yang baik akan mendukung suatu bisnis memiliki nilai yang baik pula di mata konsumen. 


    Evaluasi bisnis pada performa dan kinerja, bukan hanya dilakukan pada karyawan, melainkan juga pada pemilik. Sudahkah bertanggung jawab akan jobdesk masing-masing? Apakah sudah mematuhi peraturan yang ada selama jam kerja? Apakah sudah memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen? Dan masih banyak lagi hal-hal lain yang bisa dievaluasi. 


    Hasil dari evaluasi ini bisa dijadikan sebagai dasar  dalam memberikan feedback terkait dengan prestasi dari kinerja karyawan, pelaksanaan kegiatan, hingga membantu penyusunan kebijakan dalam resolusi bisnis di tahun yang baru nantinya. Usahakan untuk terus meningkatkan skill diri sendiri dan juga karyawan dalam berbisnis agar performa meningkat di kata konsumen. 


    Baca Juga: Inilah 5 Cara Menganalisis Performa Karyawan

    Evaluasi pada Target Bisnis

    Faktor terakhir yang bisa dievaluasi sebelum kamu menyusun resolusi bisnis yang baru adalah target bisnis itu sendiri. Coba lihat kembali resolusi yang mungkin kamu buat di akhir tahun lalu, lihat apakah target yang kamu inginkan sudah tercapai atau belum. Jika belum, target-target tersebut bisa kamu masukkan lagi dalam resolusi tahun baru kali ini, yang disertai dengan strategi untuk meraihnya. 


    Sebaliknya, apakah ternyata semua yang kamu targetkan sudah tercapai? Jika iya, selamat. Pencapaian yang kamu dapatkan dalam bisnis memiliki arti bahwa usaha yang dijalankan selama ini telah meraih kesuksesan. Untuk selanjutnya, siapkan target baru agar lebih semangat dalam berbisnis. 


    Baca Juga: Lebih Mengenal Segmentasi dan Target Pasar Bagi Bisnis Kamu


    Dari keempat faktor evaluasi bisnis yang sudah dijelaskan tadi, secara tidak langsung mengingatkan kamu sebagai pemilik usaha untuk mampu melihat masalah yang ada dalam bisnis. Kemampuan untuk memilah masalah ini akan membantu kamu untuk menentukan strategi bisnis yang akan dilakukan berikutnya dan pastinya bisa dimasukkan sebagai salah satu hal penting dalam resolusi bisnis di tahun baru. 

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Permudah Kelola Bisnis dengan Aplikasi Integrasi Marketplace
    Aplikasi integrasi marketplace adalah platform yang membantumu mengatur produk, stok, harga, sampai promosi di berbagai marketplace melalui satu dashboard.
    Keuntungan yang Didapatkan Pemilik Bisnis dari Sistem Paylater
    Paylater adalah sistem pembayaran yang sedang digemari oleh konsumen karena menguntungkan, apakah metode ini juga menguntungkan pihak pebisnis?
    5 Strategi Pemasaran Online untuk Bulan Ramadan
    Bisnis perlu menerapkan strategi pemasaran online dan optimalkan omnichannel bila mau meningkatkan penjualan selama Ramadan. Bagaimana caranya?
    Kapan Waktu Terbaik Mengatur Stok Bahan Baku di Bulan Puasa?
    Meningkatnya harga stok bahan baku untuk proses produksi merupakan kepusingan baru yang harus dihadapi pelaku usaha di bulan puasa. Bagaimana mengakalinya?