Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Mengenal Praktik Monkey Business: Apa dan Mengapa

    Apa yang dimaksud monkey business? Simak penjelasannya dalam artikel ini!

    Monkey business adalah sebuah praktik yang sebaiknya dihindari karena dapat berimplikasi secara hukum. Namun, terkadang praktik ini juga terjadi tanpa disadari.

    Salah satu alasan yang menjadi penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan para pemilik usaha maupun masyarakat luas selaku konsumen tentang konsep monkey business itu sendiri. Oleh karena itu, tak aneh jika beberapa orang mungkin melakukan praktik ini secara tidak sadar.

    Nah, agar tidak bermasalah dengan hukum, bagaimana jika kita bersama-sama membahas soal praktik bisnis ini? Yuk!

    Baca juga: Pengertian, Manfaat, dan Resiko Investasi

    Monkey Business adalah …

    Apa itu bisnis kera? Secara sederhana kita dapat menggolongkan bisnis kera atau monkey business ini sebagai sebuah upaya penipuan bisnis. Mungkin ada yang bertanya-tanya, mengapa dari sekian banyak hewan, monyet menjadi hewan yang dipilih sebagai analogi untuk praktik kotor ini?

    Sebenarnya, nama ini diambil dari kesamaan karakter antara monyet dan pelaku penipuan. Bukan bermaksud menjelek-jelekkan, lho, tapi mungkin ada yang pernah melihat monyet yang langsung kabur setelah berbuat nakal? Misalnya saja monyet yang kabur atau memanjat pohon dengan cepat setelah mencuri kacamata seorang wisatawan?

    Mereka yang menerapkan praktik bisnis kotor ini biasanya juga memiliki karakter serupa, yaitu langsung kabur agar tidak diperkarakan. Wajar saja, sih, salah atau tidak, tentu tak banyak orang yang rela-rela saja diperkarakan secara hukum setelah melakukan suatu kesalahan, kan?

    Nah, dari kesamaan karakter tersebut, sudah paham, kan, kenapa monkey business adalah nama yang tepat untuk praktik ini?

    Bagaimana Cara Kerja Monkey Business?

    Jika ditanya apa yang dimaksud monkey business? Tentu kita bisa menjelaskan dengan mudah sebagai praktik bisnis kotor yang menyebabkan kerugian suatu pihak, sementara pihak yang seharusnya bertanggung jawab justru melarikan diri. Namun, bagaimana sebenarnya cara kerjanya?

    Praktik ini sebenarnya cukup luas dan dapat dilakukan dengan beragam cara. Akan tetapi, terkadang ada pola yang bisa kita lihat dengan mudah. Salah satunya ada pada komoditas bisnisnya yang tidak sustain atau secara fisik tak bisa ditemukan sepanjang waktu.

    Pada dasarnya, monkey business merupakan praktik yang mengandalkan tren, oleh karena itu, produk yang menjadi komoditas bisnisnya pun bisa dibilang sebagai produk-produk yang musiman semata.

    Cara kerjanya sendiri cukup sederhana, pelaku akan mencoba meyakinkan korbannya untuk membeli atau berinvestasi pada sesuatu yang memang sedang trending. Tak jarang, pelaku juga mengiming-imingi korban dengan keuntungan yang besar secara cepat.

    Selanjutnya, begitu korban melakukan pembelian atau investasi, pelaku akan kabur tanpa memberikan produk atau hasil investasi yang dijanjikan. Akibatnya, korban pun mengalami kerugian secara materi.

    Baca juga: Mengapa Reksadana adalah Andalan Investasi Masa Kini?

    Contoh Monkey Business

    Sejauh ini, ada beberapa contoh monkey business yang bisa kita pelajari. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, dari contoh-contoh ini kita bisa melihat pola yang jelas sehingga kita pun bisa terhindar dari jenis penipuan.

    Ingat selalu untuk berhati-hati apabila ada seseorang yang datang menawarkan keuntungan besar secara instan, tetapi produk atau investasi yang dibawa sifatnya musiman dan hanya memanfaatkan tren saja, ya! Agar semakin mudah, mari kita pelajari beberapa contoh kasus yang pernah terjadi berikut!

    Apa saja contoh monkey business yang harus diwaspadai?

    Apa saja contoh monkey business yang harus diwaspadai?

    1. Investasi Tanaman Hias

    Jika dijalankan secara normal, bisnis tanaman hias sebenarnya bukanlah bisnis yang potensial. Wajar saja, kan? Bagaimanapun juga tanaman hias bukanlah kebutuhan primer yang pasti dicari oleh pelanggan, tidak seperti bisnis makanan atau properti.

    Namun, di musim-musim tertentu, mereka yang bergerak di bisnis ini bisa saja mengumpulkan keuntungan yang sangat besar, lho! Pasalnya, sebagai bisnis hobi di luar kebutuhan utama sehari-hari, tanaman hias juga memiliki trennya sendiri.

    Jika mau dilacak kembali, sebenarnya kita pernah mengalami beberapa kali tren tanaman hias, misalnya saja tren tanaman gelombang cinta dan juga janda bolong. Saat tren ini sedang ramai-ramainya, kita bisa dengan mudah menemukan satu pot tanaman gelombang cinta dibandrol dengan harga yang sangat tinggi, bahkan mencapai angka jutaan.

    Tentu tak semua penjual gelombang cinta dan janda bolong melakukan praktik monkey business, tetapi kita juga tak bisa menutup mata dari sejumlah pebisnis nakal yang menjadikan tren ini untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya secara ilegal.

    Caranya juga tidak sulit, pelaku akan mencoba meyakinkan korbannya bahwa tanaman hias yang sedang ngetren merupakan investasi yang menguntungkan. Karena memang sedang tren, tentu tak sulit mencontohkan beberapa pemilik usaha yang memasang harga tinggi untuk produknya.

    Sayangnya, karena tren ini bersifat musiman, tingkat risikonya pun cukup tinggi sebagai investasi. Akibatnya, korban yang sudah berinvestasi dalam jumlah besar dan berharap dapat melipatgandakan modalnya justru harus gigit jari ketika harganya turun dan pelaku sudah tak dapat ditemukan lagi.

    2. Investasi Ikan Hias

    Sama seperti bisnis tanaman hias, bisnis ikan hias sebenarnya memiliki karakter yang serupa, yaitu memanfaatkan tren dari produk yang nilainya tidak stabil dan berlaku musiman.

    Jika dalam bisnis tanaman hias kita sempat mengenal tren gelombang cinta dan janda bolong, untuk ikan hias kita pernah mengenal tren memelihara ikan arwarna dan juga ikan cupang.

    Sekali lagi, tidak semua pemilik usaha yang berjualan kedua jenis ikan tersebut merupakan pebisnis yang nakal, ya! Toh berdasarkan keindahan serta keunggulan fisiknya, memang tak sedikit pecinta ikan hias yang rela merogoh kocek dalam-dalam untuk memiliki kedua jenis ikan ini.

    Pun demikian, tren ini pun menjadi bahan yang empuk bagi pelaku monkey business yang ingin mengumpulkan keuntungan dengan cepat.

    Baca juga: Investasi adalah: Pengertian, Biaya, dan Manfaat

    3. Arisan Digital

    Praktik arisan digital merupakan salah satu contoh monkey business yang paling mudah dilakukan karena sifat dan cara kerjanya yang sangat mudah sekali untuk disalahgunakan.

    Pada kegiatan arisan yang dijalankan secara normal, sekelompok orang akan secara rutin menyimpan uangnya kepada bendahara yang sudah ditunjuk bersama-sama. Kemudian, setiap bulannya nama sekelompok orang ini akan dikocok dan nama yang keluar pun berhak membawa pulang seluruh uang yang sudah dikumpulkan di bulan tersebut.

    Nah, tapi bagaimana jika sekelompok orang ini bersama-sama menyimpan uangnya di bendahara, tetapi ketika tiba hari pengocokan nama, bendahara ini tidak dapat ditemukan? Dengan kata lain, bendahara tersebut kabur dan melarikan uang yang seharusnya dia serahkan kepada peserta arisan yang namanya keluar saat pengocokan?

    Yap, benar sekali! Mereka yang sudah mengumpulkan uangnya akan mengalami kerugian dan kegiatan yang seharusnya bisa memupuk rasa solidaritas di antara para pesertanya pun berubah bentuk menjadi sebuah monkey business. Kacau sekali, kan?

    4. Penipuan Donasi sebagai Bisnis

    Hampir mirip seperti praktik penipuan dalam arisan digital, kegiatan donasi pun bisa disalahgunakan untuk menguntungkan salah satu pihak saja, lho! Hanya saja, apabila dalam arisan uang seharusnya kembali ke tangan peserta arisan, untuk donasi uang yang sudah dikumpulkan memang ditujukan untuk pihak lain.

    Namun, justru karena sifatnya yang demikian, tak jarang praktik kecurangan dalam donasi menjadi sulit untuk diungkapkan, terlebih jika pelaku memang tidak transparan dalam mendistribusikan uang yang sudah dikumpulkan.

    Dalam praktik ini, kecurangan terjadi karena uang yang seharusnya ditujukan untuk pihak lain tidak disalurkan dengan benar oleh pelaku, tetapi justru digunakan untuk kepentingan pribadinya. Praktik ini pun juga termasuk dalam monkey business.

    Agar dapat mengelola keuangan bisnis dengan baik, coba manfaatkan layanan yang ditawarkan oleh aplikasi majoo. Sama sekali tidak ada unsur monkey business di dalamnya, kok! Karena aplikasi majoo memang dilengkapi dengan beragam fitur yang unggulan yang benar-benar dapat mempermudah pengelolaan bisnis.

    Menarik sekali, kan? Tunggu apa lagi? Segera gunakan aplikasi majoo!

    Baca juga: Jangan Sampai Tertipu, Inilah Ciri-Ciri Investasi Bodong!

    Pertanyaan Terkait

    • Yang dimaksud monkey business adalah praktik bisnis kotor yang menyebabkan kerugian suatu pihak, sementara pihak yang seharusnya bertanggung jawab justru melarikan diri.
    • Secara sederhana kita dapat menggolongkan bisnis kera atau monkey business ini sebagai sebuah upaya penipuan bisnis.

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Quick Ratio adalah: Kelebihan dan Kekurangannya
    Quick ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengukur likuiditas jangka pendek suatu perusahaan. Apa saja kelebihan dan kekurangan quick ratio?
    Newsletter adalah: Definisi, Manfaat, dan Tips Newsletter
    Newsletter adalah tools yang dapat menjembatani perusahaan dengan pelanggan untuk berbagi informasi penting dan menarik terkait perusahaan secara rutin.
    Benarkah Termin adalah Istilah untuk Cicilan atau Uang Muka?
    Termin adalah sistem pembayaran dengan jangka waktu berdasarkan kesepakatan, atau terkait syarat yang telah disepakati saat akad jual secara kredit.
    Payback Period Adalah: Dari Rumus Sampai Contohnya
    Sederhananya, pengertian payback period adalah jangka waktu yang diperlukan untuk mengembalikan nilai investasi yang telah dikeluarkan.