Table of Content

    Begini Cara Menambah Viewer Media Sosial!

    Semakin canggih teknologi, semakin mudah menjangkau calon konsumen produkmu dengan membuat konten agar viewer media sosialmu bertambah.

    Punya akun media sosial bisnis saja tidak cukup. Ibaratnya, kamu cuma punya toko digital tapi sepi pengunjung, miskin interaksi.

    Kalau sudah begini, sebagus apa pun produk atau jasa yang kamu pajang di toko, calon pembeli hanya melewatinya tanpa bertanya. Lalu bagaimana bisa cuan kalau mereka bahkan tak tertarik masuk?

    Jika kamu punya masalah yang sama akan sepinya pengunjung di akun YouTube, Instagram, atau TikTok milikmu, yuk, kita ulik cara menambah viewer agar calon konten-konten jualanmu dilirik oleh calon pembeli.

    Harapannya tentu mereka merasa terhubung dengan merek bisnismu. Lebih dari itu, senang melakukan interaksi yang meningkatkan engagement seperti memberikan komentar, like, dan bahkan membagikan kontenmu.

    Kan, katanya tak kenal maka tak sayang. Benar? Di era digital marketing ini kita sesuaikan menjadi: “Jika engagement rendah, jangan nyerah. Naikkan viewers, biar cuan datengnya gak mager.”

    Baca Juga: Niche Market adalah Peluang Bisnis dan Pemasaran, Maksudnya? 

    Engagement Rate: Pahami Ini Dulu

    Menurut Fitri Frisdianti (praktisi Public Relations), penjelasannya di IndonesiaPR.id, engagement rate media sosial didefinisikan sebagai sebuah tolok ukur interaksi yang terjadi dalam media sosial.

    Interaksi ini bisa dalam bentuk like, komentar, share, subscriptions, views, dan lainnya. Artinya, engagement berkaitan dengan jumlah orang yang membentuk hubungan terhadap brand ataupun perusahaan milikmu.

    Pentingnya Engagement Rate

    Di ‘rimba’ digital marketing, ada manusia di balik setiap akun media sosial. Maka hubungan yang dibangun pun harus humanis.

    Gambaran engagement rate memberikan tafsiran untuk kamu yang sedang menjalankan bisnis tentang seberapa besar produk/jasa bisnismu dikenal dan disambut oleh calon konsumen.

    Jika kamu sudah concern dengan engagement rate, maka kamu berkesempatan untuk membangun brand awareness, meningkatkan followers, membina hubungan baik pengguna media sosial.

    Ingat, engagement adalah investasi penting untuk bisnis.

    Langkah pertama untuk meraih engagement adalah menaikkan jumlah “view”, yakni seberapa banyak kontenmu dilihat oleh konsumen.

    Bagaimana cara menambah viewer? Oke, kita bahas 3 jenis media sosial yang sering dipakai untuk berbisnis, yaitu: YouTube, Instagram, dan Tiktok

    Cara Menambah Viewer Youtube

    Wow, sejak awal tahun 2022 ini, sudah ada sekitar 2 miliar pengguna yang log-in serta menonton video di YouTube!

    Bahkan, setiap menitnya, terdapat 500 jam konten diunggah ke YouTube. Setidaknya begitu kata Wafa Taftazani selaku Country Strategic Partnership Lead, YouTube Indonesia.

    Di lokasi dengan kerumunan, maka di situ ada pasar. Di tempat bernama pasar, maka cuan datang mendekat. Lalu bagaimana agar akun YouTube bisnismu bisa menarik perhatian dari 2 miliar penggunanya?

    1. Kuasai dan aplikasikan SEO YouTube

    Tujuan optimasi SEO YouTube adalah agar makin banyak pengguna yang mengakses channel-mu. Prinsip mesin pencari konten YouTube sama seperti Google. Perdalam kemampuanmu dalam hal riset keyword, tag, deskripsi, dan masih banyak lagi.

    2. Jangan Melenceng dari Niche

    Sebagus dan sekeren apa pun video yang kamu buat, tapi frekuensi unggahnya tidak rutin, algoritma bakal kacau balau. Buat jadwal yang rapi, ya!

    Kedua, tema video yang jauh melenceng dari niche bisnismu akan memengaruhi jumlah pengunjung. Konsisten hanya mengunggah konten dengan niche yang sama secara rutin, ya!

    Jika dilakukan, langkah ini akan membuat channel YouTube milikmu menjadi: 

    1. Terlihat lebih kredibel; 
    2. Rujukan untuk topik tertentu; 
    3. Sinyal ke YouTube bahwa channel bisnismu terkait dengan kata kunci tertentu;
    4. Memudahkan viewers menjelajahi lebih dalam; dan 
    5. Berpeluang jadi Best of YouTube dengan viewers yang lebih banyak.

    3. Seimbangkan Tingginya CTR dan Durasi View

    Apa sih itu? Gini, CTR adalah Click Through Rate yaitu jumlah klik dari total impressions. Sementara istilah Average View Duration adalah seberapa lama sebuah video ditonton pengguna. Kebayang, kan?

    Idealnya, video kamu bukan cuma diklik, tapi harus ditonton sampai selesai.

    Kalau CTR tinggi tapi Average View Duration rendah, artinya kamu perlu koreksi lagi konten-konten videomu. Khususnya dalam hal topik, penyajian, thumbnail, judul, dan lainnya.

    Saran kami: hindari clickbait!

    4. Jangan Sombong, Bergaul Dong!

    Seperti yang dibilang sebelumnya, nih. Di balik setiap akun media sosial,  ada manusia yang menggerakkannya. 

    Jadi, ya, berinteraksilah sehangat mungkin dengan sesama pengguna. Misalnya rajin memberikan like atau membalas komentar pengunjung.

    Tujuannya tentu saja agar subscriber channel YouTube-mu merasa dilibatkan. Hubungan yang baik dengan viewers memberikan kesan positif yang membuat mereka betah berlama-lama di channel-mu, dan selalu menunggu hadirnya video baru.

    5. Buat Thumbnail yang Memikat

    Tak sekadar cover video, thumbnail adalah “wajah” dari konten videomu. Kalau melihatnya saja sudah malas, dorongan mengekliknya pun pasti ogah-ogahan. Duh, jangan gitu, ya.

    Ikuti, yuk, tip dan trik agar thumbnail video YouTube bisa menarik perhatian. Tentu saja dengan cara yang baik tanpa clickbait.

    • Beri teks agar lebih jelas, 
    • Pasang foto ekspresi wajah atau obyek yang menyentuh hati, 
    • Terapkan rule of third (poin menarik ada di sepertiga bagian), 
    • Gunakan format yang tepat (1280 x 720 piksel dengan rasio 16:9), dan
    • Jangan mencontek thumbnail video lain, ya.  

    6. Buat Agar Viewer Betah Menonton Sampai Akhir

    Dikutip dari niagahoster, ada beberapa teknik agar viewer mau menyediakan waktunya menonton videomu sampai habis.

    • Opening berkesan dan to the point. Kalau bertele-tele, viewer anggap membosankan.
    • Durasi yang tepat, tidak terlalu panjang maupun terlalu singkat.
    • Buat lebih kreatif. Sisipkan dengan video, ilustrasi, voice over, back song, dan hal lainnya agar menarik.
    • Tulis subtitle. Teks ini penting agar bisa meraup viewer dari penyandang low vision, ataupun mereka yang suka menonton tapi tanpa suara. 

    7. Ajak Viewers Tonton Semua Video di Channel Kamu

    Ada banyak cara, dan jika bisa dilakukan semuanya kenapa harus memilih, kan?

    • Menambahkan link box di akhir video. Beri tautan ke video lain dalam channel kamu yang temanya relevan.

    • Tampilkan playlist video-video yang diputar otomatis.

    • Manfaatkan call to action untuk mengajak viewer ke video-video lainnya dalam channel.

    8. Ajak Jadi Subscriber

    Lakukan persuasif secara lisan untuk mengajak viewer melakukan aksi like, comment, subscribe, dan share. Atau menggunakan call to action pada akhir video.

    Baca Juga: 7+ Cara Menentukan Target Audience yang Efektif 

    Cara Menambah Viewer Instagram

    Bicara Instagram, istilah viewers biasanya satu paket dengan semua komponen dalam engagement, seperti jumlah like, komen, share alias interaksi.

    Sebelum membahas bagaimana cara menambah viewer di Instagram, kamu perlu tahu cara menghitung engagement rate.

    ER = Total engagements per hari / Total followers x 100

    Engagement rate Instagram ada dalam level yang tinggi atau dalam kondisi sangat  baik jika mencapai persentase 6%. Disebut level sedang jika ada di kisaran 1-3,5% dan level rendah jika kurang dari 1%.

    Nah, cara agar engagement rate kamu ada di level sedang dan tinggi ada di beberapa trik di bawah ini.

    1. Konten Menarik dan Asli Tanpa Plagiat

    Konten yang menarik dan original mampu menarik perhatian pengunjung. Jangan lupa buat identitas brand kamu berkarakter di tiap postingan. Perhatikan pula komposisi, warna brand dalam konten, gaya bahasa, dan  kualitas foto di tiap postingan.

    2. Konsisten Posting

    Posting konten di feed dan stories dengan jadwal yang tetap dan tepat. Konsistensi membuat audiens percaya akan kredibilitas brand bisnis milikmu.

    3. Copywriting yang Keren

    Caption atau takarir yang menarik bisa membuat audiens membeli produk yang kamu promosikan di Instagram, loh. Lakukan teknik copywriting yang baik setiap postingan yang kamu buat.

    Gunakan 125 karakter pertama dengan caption yang “menggigit” dan membuat audiens penasaran. Mengapa 125? Ya, karena Instagram akan otomatis menyematkan “Read more” atau “Baca lebih lanjut” jika teks kepanjangan.

    Kamu bisa memberi gebrakan dengan pertanyaan yang berani atau menyenangkan. Atau mengajak audiens untuk melakukan sesuai di awal postingan. Misalnya, “Tap 2x jika kamu setuju.” Bisa juga dengan memberikan kisah yang unik dan menarik.

    4. Tagar Si Penarik View

    Tagar adalah jangkar agar setiap pengguna yang melakukan pencarian mudah menemukan konten yang dia inginkan. Rajin-rajinlah melakukan riset tagar, ini cara yang menambah viewer dengan mudah.

    5. Perhatikan Waktu Posting

    Lihat Insight Instagram bisnismu agar tahu waktu yang paling digemari oleh followers akunmu.

    6. Sering Berinteraksi dengan Audiens

    Ajak followers berinteraksi. Faktanya followers yang senang terlibat dengan akun kamu menyumbangkan kemungkinan keuntungan 23% lebih tinggi, lho.

    Cantumkan call to action pada postingan di feed serta maksimalkan fitur IG Stories seperti pertanyaan/polling/kuis untuk berinteraksi dengan audiens.

    Semua jawaban yang kamu terima, repost kembali. Misal hasil polling, jawaban paling favorit, dan sebagainya. Biasanya followers akan secara berkala mengecek apakah pendapat mereka didengarkan atau bahkan ditampilkan oleh akun kamu.

    7. Sesekali Gunakan Fitur Instagram Live

    Berikan pengalaman lebih dekat dengan brand milikmu melalui fitur Instagram Live.

    Kamu dapat berinteraksi secara langsung dengan audiens. Begitu pun sebaliknya. Manfaatkan fitur ini untuk membuat QnA, bahas produk, atau tutorial singkat.

    8. Secara Berkala Cek Instagram Insight

    Lakukan monitoring dan evaluasi dari langkah yang sudah kamu ambil berkenaan dengan postingan di Instagram dengan fitur Instagram Insight untuk mode bisnis. Hal ini bermanfaat untuk menaikkan views melalui suguhan konten yang lebih menarik.

    9. Maksimalkan Instagram Stories

    Instagram Stories memiliki banyak fitur menarik yang dapat membantu kamu berinteraksi dengan audiens. Orang cenderung suka mengecek Stories terlebih dahulu dan pergerakannya pun lebih cepat daripada feed.

    10. Nikmati Fitur Baru, Seperti Reels

    Buat video 15 hingga 30 detik  dengan audio yang sedang hits. Tenang, audio ini disediakan dan pilih yang paling banyak digunakan agar sistem memunculkan postingan mu di mesin pencari. 

    Tingkatkan kreativitas kamu di Instagram Reels ini. Terlebih jika kamu sudah terbiasa membuat video TikTik, Reels memiliki fitur-fitur yang mirip.

    11. Ramaikan dengan Giveaway

    Buat kontes menarik yang sederhana dan mudah diikuti oleh audiens. Beri persyaratan untuk follow dan share postingan bisa menjadi cara menambah viewer.  

    Sediakan hadiah produk bisnismu atau voucher. Apapun hadiahnya, kalau gratis siapa yang bisa menolak, bukan?

    12. Bekerja Sama dengan Para Influencer

    Audiens akan cenderung lebih mempercayai orang yang mereka idolakan. Misalnya jika beauty influencer merekomendasikan sebuah produk maskara waterproof. 

    Tentu akan lebih dipercaya dibandingkan hanya kita sendiri yang mengeklaim produk buatan sendirilah yang terbaik.

    Cara Menambah Viewer Tiktok

    Aplikasi TikTok memang sedang menjamur. Hebatnya lagi, penggunanya lintas usia dan menjadi ‘lahan bermain’ bagi siapapun.

    Pasalnya, konten video singkat ini memang lebih disukai. Kuota internet lebih ramah di kantong dan informasi lebih singkat sehingga tak terasa membosankan. Plus, menggunakannya pun begitu mudahnya.

    Video TikTok viral biasanya karena berhasil masuk FYP alias For Your Page. Jadi, algoritma TikTok memang memilih video-video yang dimunculkan lebih sering ke semua pengguna dengan kesukaan yang sama.

    FYP adalah kependekan dari 'For You Page', yaitu halaman rekomendasi pada aplikasi TikTok yang akan muncul pertama kali setiap kita membuka aplikasi TikTok.

    Pada halaman muka FYP, pengguna bisa menjadi viral di TikTok. Itu sebabnya, kalau video produkmu ingin banyak dilihat harus berusaha agar bisa masuk FYP.

    Tapi FYP di aplikasi TikTok ini berbeda dengan halaman Following. Halaman Following hanya memunculkan video dari akun TikTok yang kamu follow. 

    Halaman FYP munculnya berdasarkan kepopuleran dan algoritma tertentu, sehingga video apa saja bisa muncul di FYP disesuaikan dengan kecenderungan kamu.

    FYP ini bisa dibilang menarik kerumunan. Nah, sekali lagi di mana ada kerumunan, di situ ada cuan, kan? Agar TikTok bisa bisa dimaksimalkan sebagai mesin uang. Yuk, ikuti langkah-langkahnya agar video kamu viral dan masuk FYP.

    1. Ikuti Tren dan Challenge yang Sedang Viral

    Ketika tren atau challenge sedang heboh, coba buat video dengan versi kamu bersama produk/jasa yang kamu tawarkan. Dengan mencobanya, kamu bisa meningkatkan traffic sekaligus followers!

    2. Gunakan Audio yang Sedang Hits

    Pilih audio atau lagu yang sedang banyak digandrungi orang. Namun tentu saja sesuaikan dengan konten bisnismu, ya.

    3. Buat Interaksi yang Hangat dan Intens

    Bergaul! Berinteraksilah dengan pengguna TikTok lain. Kamu bisa memulai dengan mengomentari video pengguna yang mengunjungi akunmu. Atau dengan aktif menjawab komentar yang masuk dengan cara yang asyik.

    4. Upload Video Saat Prime Time

    Agar masuk FYP, kamu harus upload video di saat-saat utama. Menurut situs Influencer Marketing Hub, TikTok prime time ada pada waktu-waktu berikut ini:

    • Senin: 14.00 WIB, 18.00 WIB, 21.00 WIB
    • Selasa: 10.00 WIB, 16.00 WIB, 21.00 WIB
    • Rabu: 11.00 WIB, 19:00 WIB, 20.00 WIB, 
    • Kamis: 06.00 WIB, 21.00 WIB, 23.00 WIB
    • Jum'at: 16.00 WIB, 24.00 WIB, 02.00 WIB
    • Sabtu: 06.00 WIB, 07.00 WIB, 22.00 WIB
    • Minggu: 03.00 WIB, 18.00 WIB, 19.00 WIB

    5. Gunakan Tagar yang Populer

    Tagar yang sedang trending bisa saja dimasukkan ke dalam caption video TikTok-mu sebagai cara menambah viewer. Namun hati-hati jangan sampai merek pesaing kamu masukkan, ya. Satu lagi, tentu saja, tagar harus relevan dengan videomu.

    Audiens akan cenderung lebih mempercayai orang yang mereka idolakan.

    Baca Juga: Mau Jualan di TikTok Shop? Intip Caranya di Sini!

    Kesimpulan

    Pada akhirnya, kalau kamu perhatikan secara saksama dari awal sampai akhir, cara menambah viewer di media sosial sebetulnya punya benang merah.

    Benang merahnya yaitu: konten unik, diunggah secara konsisten, kreatif, dan harus rajin berinteraksi.

    Namun sebagai pelaku bisnis, jika kamu tidak punya cukup waktu dan memiliki cukup budget gunakan saja para social media specialist.

    Kamu hanya menyiapkan product knowledge akan produk/jasa yang ditawarkan dan biarkan mereka mendesain strategi sampai penyampaian laporannya.

    Tentu saja harga yang ditawarkan beragam. Bergantung dari kualitas dan varian layanan yang bisa dilakukan.

    Hal yang perlu diingat, terus lakukan beragam cara untuk menambah viewers akun YouTube, Instagram, dan TikTok bisnismu. 

    Sudah banyak yang mengeruk keuntungan melalui jalan ini. Kalau mau menambah cuan, baca juga artikel lain yang sudah majoo siapkan dengan tema-tema seputar media sosial. Kamu mau jadi salah satunya, kan?

    Pertanyaan Terkait

    • View di YouTube kurang karena beberapa faktor: (1) Postingan tidak konsisten secara berkala, (2) Thumbnail tidak menarik, (3) Judul video dan isi video tidak berhubungan (clickbait), (4) Konten tidak orisinal dan tidak menawarkan sesuatu yang baru.
    • Untuk bisa mulai mendapatkan uang dari YouTube, jumlah subscribermu harus mencapai minimal 1000 subscriber. Tidak hanya itu, dalam 12 bulan terakhir, kamu harus mencapai 4000 jam waktu tonton.

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Debt to Equity Ratio (DER): Definisi dan Rumus Menghitungnya
    Debt to Equity Ratio adalah rasio utang terhadap ekuitas, yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan atas komposisi utang dan ekuitas perusahaannya.
    Pengertian dan Contoh Pasar Bebas sebagai Bentuk Globalisasi
    Tidak asing dalam dunia perdagangan, sebenarnya apa yang dimaksud dengan pasar bebas? Benarkah pasar bebas adalah salah satu bentuk globalisasi?
    Cashback adalah: Arti dan Bedanya dengan Diskon
    Cashback adalah salah satu program promosi dan impact-nya membuat loyalitas pelanggan. Adakah keuntungan dan kekurangan lainnya? Simak di sini!
    Ekspor Adalah: Pengertian, Manfaat, Tujuan, dan Contohnya
    Singkatnya, ekspor adalah kegiatan menjual barang ke luar negeri. Lalu, apa manfaat, tujuan, serta contoh ekspor? Cari tahu selengkapnya di artikel ini!