Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    • Solusi
    • Knowledge
    • Memahami Pentingnya Data Penjualan Bagi Kemajuan Bisnismu

    Memahami Pentingnya Data Penjualan Bagi Kemajuan Bisnismu

    Pengertian Data Penjualan dan Peranannya Dalam Menjalankan Bisnis

    Semua pasti sudah tahu tentang pentingnya melakukan pencatatan terperinci ketika menjalankan sebuah usaha atau bisnis. Catatan tersebut biasanya berupa data transaksi yang terjadi setiap harinya. 

    Data transaksi itulah yang dinamakan data penjualan. Fungsinya untuk menjelaskan mengenai laporan penjualan produk yang berguna untuk meninjau penjualan per produk secara terperinci.

    Data penjualan adalah informasi penting bagi para pelaku bisnis untuk mengetahui perkembangan usahanya. Untuk itu, mempelajari data penjualan secara berkala adalah hal yang wajib bagi seorang pengusaha.

    Sebuah survei yang dilakukan oleh Alteryx dan RetailWire pada Maret 2014 terhadap 350 usaha ritel menghasilkan beberapa hal. Di antaranya adalah 81% pengusaha mengatakan mereka mengumpulkan data penjualan dari pelanggan dan 76% mengatakan data tersebut sangat penting untuk mengembangkan bisnis mereka. Artinya, semakin banyak pengusaha yang sadar akan pentingnya data penjualan dalam pengembangan bisnis atau usaha mereka.

    Baca juga: Hitung Penyusutan dengan Metode Garis Lurus, Begini Caranya!

    Meskipun demikian, masih saja ada pelaku bisnis yang masih bingung tentang cara mengumpulkan data penjualan yang tepat. Jika ada pelaku usaha yang bisa mendapatkan data, namun mereka tidak tahu cara menggunakan data tersebut secara efektif.

    Untuk itu, majoo menghadirkan beberapa informasi yang bisa membantu kamu dalam mendapatkan data penjualan dan menggunakannya untuk kesuksesan bisnis yang sedang kamu jalani.

    Fungsi Data Penjualan

    Mencatat dan menganalisis data penjualan memang memakan banyak waktu serta energi. Namun, data penjualan adalah elemen penting yang bisa menentukan arah pengembangan bisnis kedepannya. Salah satu manfaat data penjualan yang dibuat secara rutin adalah untuk menentukan strategi pemasaran yang akan dijalankan.

    Fungsi lain dari data penjualan adalah:

    1. Sebagai penentu arah kebijakan

    Data penjualan berperan penting dalam penentuan arah kebijakan perusahaan karena berisi fakta di lapangan. Data penjualan yang valid akan menghasilkan informasi yang akurat pula.

    2. Sebagai bahan evaluasi

    Dari data penjualan, perusahaan bisa melakukan analisis untuk mengevaluasi jalannya bisnis, sekaligus untuk mengekstraksi informasi yang berguna bagi pengembangan perusahaan. Data penjualan dapat berisi tren pasar dan kebiasaan pelanggan yang kerap berubah. Sehingga, pelaku usaha dapat memahami langkah-langkah strategis untuk pengembangan usaha.

    3. Sebagai database

    Data penjualan yang terkumpul dapat menjadi sumber database, sehingga dapat sewaktu-waktu diperiksa kembali jika terjadi inkonsistensi. Database penjualan yang rapi juga bisa diakses dan digunakan oleh pihak lain yang membutuhkan.

    4. Sebagai panduan untuk produktivitas usaha

    Data penjualan bisa menjadi bekal dalam mengetahui banyaknya transaksi yang terjadi setiap waktunya. Perusahaan bisa mengubah target untuk waktu-waktu kedepannya. Sehingga, pelaku usaha bisa meningkatkan produktivitas lebih baik lagi untuk mengembangkan sebuah usaha.

    5. Sebagai penunjang kredibilitas sebuah perusahaan

    Laporan atau data penjualan yang akurat merupakan bukti bahwa perusahaan tersebut memiliki manajemen yang baik. Sebab, perusahaan yang baik adalah perusahaan yang mempunyai catatan transaksi dan kondisi keuangan yang sehat.

    6. Sebagai bahan pertanggungjawaban

    Kumpulan data penjualan bisa menjadi sebuah pertanggungjawaban dari tim penjualan (sales) kepada manajemen. Karena itu, data penjualan wajib dibuat seakurat dan sevalid mungkin.

    Baca juga: Benarkah Store Manager adalah Pemimpin Tertinggi di Toko?

    7. Sebagai patokan dalam penetapan harga jual

    Dalam menentukan harga jual sebuah produk, tentu membutuhkan alasan yang kuat. Alasan itu dibentuk berdasarkan hasil riset pasar dan data penjualan. Informasi penjualan akan membantu dalam menentukan biaya yang dikeluarkan untuk sebuah produk hingga sampai di tangan konsumen. Hasilnya, perusahaan dapat menetapkan harga jual yang masuk akal.

    Cara Memanfaatkan Data Penjualan

    Data penjualan yang dibuat secara rutin dan berkala akan mencakup keseluruhan transaksi. Sehingga, pelaku usaha wajib memperhatikan dengan benar data penjualan yang dimiliki sebelum mulai menyusun strategi pemasaran.

    Ada beberapa cara dalam memanfaatkan data penjualan agar bisa menjadi bahan strategi pemasaran.

    1. Merapikan data penjualan

    Secara umum, data penjualan akan digunakan sebagai bahan penyusunan laporan bulanan. Data tersebut diambil dari rekapitulasi transaksi setiap harinya.

    Jika data penjualan yang dimiliki tersusun dengan rapi dan terperinci, maka ini akan sangat membantu pelaku usaha dalam mengevaluasi metode pemasaran yang dilakukan. Karena itu, kamu sebagai pelaku usaha harus mencatat setiap transaksi yang dilakukan secara akurat, tanpa ada yang terlewat.

    2. Memperhatikan penjualan berulang dan penjualan baru

    Jika usaha yang kamu jalani menawarkan produk atau barang yang bagus, maka pelanggan akan merasa puas. Hasilnya, mereka akan datang kembali untuk melakukan transaksi. Ada pula pelanggan baru yang pertama kali melakukan transaksi. Menganalisis data penjualan akan membantu pelaku usaha dalam memikirkan strategi pemasaran agar angka penjualan semakin meningkat.

    3. Memperhatikan penjualan setiap produk

    Selain memperhatikan pelanggan, data penjualan setiap produk juga penting untuk selalu diperhatikan. Bandingkan penjualan produk-produk yang paling laris dan banyak diminati dengan produk-produk yang penjualannya kurang laku. Dengan demikian, kamu bisa memikirkan strategi yang harus ditempuh untuk meningkatkan angka penjualan produk-produk yang kurang laku tersebut.

    Baca Juga: Intip Format Laporan Keuangan Lengkap dan Sederhana di Sini!

    Contoh Data Penjualan

     Beberapa Contoh Data Penjualan yang Bisa Diterapkan Dalam Bisnis

    Ada beberapa contoh data penjualan perusahaan yang bisa kita simak bersama. Berikut di antaranya:

    1. Data Penjualan Rangkuman

    Jenis data penjualan ini berisi informasi dan transaksi penjualan secara tunai dan non-tunai.

    Sumber: templates.office.com 

    2. Data Penjualan Terperinci

    Laporan ini berisi informasi seputar rincian penjualan dari semua pelanggan. Dalam data penjualan ini, pelaku bisnis bisa melihat nomor referensi, data barang, nama penjual (sales), nama pelanggan, hingga rincian nominal penjualannya.


    Sumber: templates.office.com

    3. Data Penjualan Per Pelanggan

    Dalam laporan ini, pelaku usaha bisa melihat transaksi penjualan oleh setiap konsumen atau pelanggan. Keunggulan dari laporan ini adalah kamu bisa mengetahui penjual (sales) yang menjual produk kepada pelanggan. Tidak hanya itu, kamu juga bisa melihat total penjualan untuk masing-masing pelanggan.

    Sumber: templates.office.com

    Baca juga: Inilah 5 Tips Memilih Point of Sales yang Tepat

    4. Laporan Per Penjual

    Laporan ini berisi informasi yang berkaitan dengan penjualan yang dilakukan oleh seorang penjual (sales) kepada pelanggan mereka. Pada laporan ini, dapat terlihat daftar pelanggan-pelanggan yang membeli barang dari masing-masing salesman atau penjual.


    Sumber: templates.office.com

    Kesimpulan

    Bisnis yang berjalan dengan baik merupakan alat investasi yang sangat menguntungkan untuk diwariskan kepada generasi mendatang. Namun, untuk mempertahankan atau meningkatkan kinerja bisnis, tentu butuh usaha yang tidak mudah.

    Agar bisnis berjalan dengan baik, pemilik usaha perlu menyusun data penjualan yang akurat. Data atau laporan laporan penjualan tersebut sangat memengaruhi perkembangan usaha.

    Aplikasi keuangan majoo telah terbukti mempermudah para pelaku usaha dalam memperoleh data penjualan. Dengan berbagai fitur yang dimiliki aplikasi keuangan majoo, kamu sebagai pelaku usaha bisa memperoleh informasi penjualan yang akurat, yang kemudian dapat digunakan dalam mengambil keputusan dalam mengembangkan bisnis.

    Tunggu apa lagi? Segera berlangganan majoo sekarang juga!

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Quick Ratio adalah: Kelebihan dan Kekurangannya
    Quick ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengukur likuiditas jangka pendek suatu perusahaan. Apa saja kelebihan dan kekurangan quick ratio?
    Newsletter adalah: Definisi, Manfaat, dan Tips Newsletter
    Newsletter adalah tools yang dapat menjembatani perusahaan dengan pelanggan untuk berbagi informasi penting dan menarik terkait perusahaan secara rutin.
    Benarkah Termin adalah Istilah untuk Cicilan atau Uang Muka?
    Termin adalah sistem pembayaran dengan jangka waktu berdasarkan kesepakatan, atau terkait syarat yang telah disepakati saat akad jual secara kredit.
    Payback Period Adalah: Dari Rumus Sampai Contohnya
    Sederhananya, pengertian payback period adalah jangka waktu yang diperlukan untuk mengembalikan nilai investasi yang telah dikeluarkan.