Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    9 Jenis Sumber Modal Usaha untuk Memulai Bisnis

    Apa saja sumber modal usaha?

    Satu hal yang sangat penting untuk disiapkan saat akan memulai bisnis, dan seringkali menjadi hambatan seseorang dalam menjalankan bisnisnya adalah modal usaha

    Banyak orang yang berniat memulai suatu bisnis, tapi belum tahu dari mana sumber modal usaha yang dibutuhkan bisa didapatkan. Padahal, kalau bisa jeli, ada beberapa sumber yang bisa dimanfaatkan. 

    Baca juga: Bisakah UMKM Sukses dengan Modal Usaha Terbatas?

    9 Sumber Modal untuk Memulai Bisnis

    Secara umum, sumber modal usaha bisa digolongkan menjadi dua jenis, yaitu ekuitas dan pinjaman. Ekuitas didefinisikan sebagai modal usaha jangka panjang yang berasal dari penyertaan modal kepada suatu bisnis, pada praktiknya ekuitas tidak membebankan biaya kepada bisnis. Sedangkan, pinjaman merupakan sumber modal yang memerlukan adanya imbal hasil tetap kepada pemberi pinjaman. 

    Sumber Modal Ekuitas 

    Beberapa sumber modal usaha yang termasuk ekuitas, adalah:

    1. Tabungan

    Tabungan merupakan sumber modal usaha yang paling umum dimanfaatkan untuk memulai suatu bisnis. Dengan memanfaatkan tabungan, menjalankan bisnis bisa menjadi lebih tenang karena tidak melibatkan orang lain dan tentunya tidak berutang. 

    2. Pesangon

    Sudah menjadi cerita lama bila ada orang yang terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), mereka akan beralih menjadi wirausahawan. Umumnya, modal usaha yang mereka gunakan berasal dari uang pesangon. 

    3. Investasi Teman atau Keluarga

    Sumber modal usaha yang berikutnya adalah berasal dari investasi milik teman atau pihak keluarga yang ingin turut menanamkan modal di bisnis yang baru akan dimulai tersebut. Sumber yang satu ini sebenarnya cukup riskan, karena bila salah dalam mengaturnya, bisa-bisa malah hubungan pertemanan atau kekeluargaan yang menjadi rusak. 

    Solusinya adalah dengan membicarakan secara detail dengan orang-orang yang ikut menanamkan modal perihal kemungkinan terburuk yang bisa terjadi dalam perjalanan bisnis. Jadi, jangan hanya soal keuntungan yang dibahas. 

    Baca juga: Ekuitas: Arti, Contoh, dan Laporan Perubahan

    4. Kompetisi Wirausaha atau Ide Produk

    Saat ini, sudah banyak pihak yang menyadari pentingnya pertumbuhan wirausaha dan inovasi usaha untuk menjadi lebih besar. Beberapa pihak, termasuk pemerintah, bahkan sering mengadakan kompetisi wirausaha atau ide produk, seperti Wirausaha Muda Mandiri, Djarum Black Innovation, Shell Live Wire dan The Big Start.

    Jika kamu mengikuti berbagai kompetisi tersebut dan menang, hadiah yang kamu dapatkan tentunya bisa digunakan sebagai modal usaha. Karena biasanya hadiah yang disediakan memang dalam jumlah yang besar.

    5. Crowdfunding

    Crowdfunding adalah kegiatan mengumpulkan dana dari sejumlah besar orang, yang biasanya dilakukan menggunakan layanan internet. Ada beberapa situs yang khusus menyediakan layanan pengumpulan dana ini, di Indonesia kita mengenal wujudkan.com dan kitabisa.com. Sementara, di luar negeri, salah satu situs yang sudah mendunia adalah kickstarter.com.

    6. Angel Investor (Investor Malaikat)

    Istilah angel investor atau investor malaikat digunakan untuk menyebut pihak-pihak yang dengan sukarela memberikan dana bantuan sebagai modal usaha di awal pendirian bisnis. Angel investor atau investor malaikat biasanya adalah orang-orang yang merupakan tokoh penting atau individu ternama.

    Sumber Modal Usaha Pinjaman

    Berbanding terbalik dengan ekuitas yang tidak memerlukan pengembalian dana, sumber modal usaha yang berasal dari pinjaman tentunya mengharuskan pemilik bisnis untuk membayarkan kembali dana yang telah dipinjam sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakati bersama.

    Baca juga: Manfaatkan Pinjaman Bunga Rendah sebagai Modal UMKM!

    Salah satu sumber modal usaha adalah dari pinjaman. 

    Beberapa sumber modal usaha yang berasal dari pinjaman, yaitu:

    1. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

    KUR atau kredit usaha rakyat merupakan jenis kredit mikro yang didukung oleh pemerintah dan disalurkan oleh beberapa bank BUMN besar, seperti BRI, Bank Mandiri, atau Bank BNI.

    Syarat untuk mendapatkan KUR adalah bisnis tersebut haruslah feasible. Feasible maksudnya adalah bisnis tersebut harus bisa menghasilkan keuntungan yang cukup untuk membiayai operasional usaha dan juga membayar cicilan bunga KUR yang rendah (kurang lebih sebesar 7% setahun).

    2. Kredit Multiguna

    Kredit multiguna umumnya diajukan oleh seseorang dengan menggunakan barang atau properti pribadi milik mereka sebagai jaminan pinjaman. Seperti, sepeda motor, mobil, rumah, dan masih banyak lagi. 

    Dinamakan multiguna karena jenis pinjaman ini memang bisa digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk untuk dijadikan sebagai sumber modal usaha. Kredit multiguna biasanya memberikan syarat pihak pemohon harus memiliki penghasilan bulanan dalam jumlah tertentu.

    Baca juga: 4 Jenis Pinjaman Modal Usaha bagi Industri Kecil

    3. Kredit Tanpa Agunan

    Jika kamu ingin memulai usaha, tapi tidak memiliki ekuitas dan tidak memiliki barang yang bisa dijadikan sebagai jaminan pinjaman, jangan khawatir. Kamu masih bisa mencoba untuk mengajukan pinjaman jenis kredit tanpa agunan atau KTA. 

    Umumnya, pengajuan KTA dianggap merupakan proses yang cukup mudah, karena ada beberapa situs yang menyediakan pengajuan pinjaman secara online. Bunga KTA juga cukup bervariasi, umumnya mulai dari 1% sampai 1,9% per bulan.

    Masih ragu untuk mengajukan pinjaman modal karena takut bunganya terlalu besar atau proses pengajuannya yang rumit? Tenang, kamu bisa coba mengajukan pinjaman modal usaha di majoo capital

    Fitur yang disediakan majoo ini sangat direkomendasikan karena bisa membantu proses pendirian bisnismu. Proses pengajuannya mudah, tidak ribet, praktis, dan limit pendanaan yang bisa kamu dapatkan mencapai Rp2 Miliar. Masa iya penawaran seperti ini kamu sia-siakan? Manfaatkan sekarang!

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Pentingnya Manajemen Inventory yang Efektif Bagi UMKM
    Manajemen inventory merupakan bagian krusial dari menguntungkan atau tidaknya sebuah bisnis, terlebih bagi UMKM.
    Awas! Jangan Coba-Coba Bisnis Kopi Sebelum Tahu 5 Hal Ini!
    Sempat diprediksi bakal meredup, bisnis kedai kopi nyatanya justru semakin merebak. Layakkah terjun ke bisnis kedai kopi?
    Tampilan Dashboard Baru dari majoo Hadir Memudahkan Bisnismu
    Tampilan dashboard baru majoo tidak hanya lebih rapi dan modern, tetapi menghadirkan fungsionalitas yang lebih optimal. Yuk, cari tahu highlight fiturnya!
    Pro Kontra Program Loyalty Pelanggan
    Sebelum mengimplementasikan program loyalitas pelanggan, pelajari dulu pro dan kontranya untuk bisnismu.