Informasi Umum
Melalui halaman Stok Transit, Anda bisa membaca daftar stok barang yang sedang berada dalam proses transit dari satu outlet ke outlet lain.
Membaca Daftar Stok Transit
Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk membaca daftar stok barang yang sedang dalam proses transit:
1. Login ke dashboard majoo dan pilih opsi Penjualan > Inventori > Mutasi Antar Outlet > Stok Transit
2. Anda akan otomatis diarahkan ke halaman Stok Transit. Layar akan otomatis menampilkan daftar stok barang yang sedang dalam proses transit, lengkap dengan nomor mutasi, tanggal, outlet asal, outlet tujuan, deskripsi, dan status
3. Klik ikon berbentuk mata untuk membaca detail dari stok transit terkait
4. Layar akan menampilkan detail stok transit, lengkap dengan informasi jumlah barang, dan tanggal. Klik Tutup untuk kembali ke halaman sebelumnya.
5. Gunakan filter untuk menampilkan daftar stok transit berdasarkan tanggal atau periode tertentu
Format Nomor Transaksi di Fitur Inventori
Secara default sistem majoo akan menerapkan nomor transaksi berurutan untuk memudahkan Anda dalam melakukan pelacakan aktivitas transaksi. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui terkait hal tersebut:
1. Format nomor transaksi yang digunakan di majoo adalah sebagai berikut KODE/TANGGAL/NOMOR URUT. Sebagai contoh, pencatatan untuk transaksi permintaan barang akan mendapatkan nomor transaksi PB/250505/0001
2. Empat digit angka paling belakang merepresentasikan nomor urut transaksi pada tanggal tersebut dan akan reset secara otomatis saat berganti hari
3. Jika Anda melakukan lebih dari 9999 transaksi dalam satu hari, nomor urut akan otomatis bertambah satu digit di depan dan bertambah sesuai urutan. Contoh: Transaksi permintaan barang ke-10.000 pada tanggal 5 Mei 2025 akan mendapat nomor transaksi PB/250505/10000
4. Jika memilih untuk mengosongkan nomor transaksi pada saat pencatatan, kolom akan diisi secara otomatis oleh sistem majoo
5. Anda dapat mengubah format penomoran sesuai dengan kebutuhan dan melakukan simpan transaksi. Namun demikian, sistem akan otomatis melanjutkan nomor transaksi sesuai urutan terakhir dari format yang benar.
Contoh kasus:
- Transaksi ke-1: Permintaan pembelian mendapat nomor transaksi otomatis PB/250505/0001 dari sistem
- Transaksi ke-2: Anda memutuskan untuk mengubah format menjadi PB/25/001
- Transaksi ke-3: Sistem akan otomatis melanjutkan urutan dari pencatatan terakhir dengan format yang sesuai, di mana transaksi ini akan mendapat nomor PB/250505/0002
6. Nomor transaksi tidak dapat digunakan ulang, meskipun transaksi tersebut sudah di-void